PT Rifan Financindo – 10 Langkah Sebelum Membuat Keputusan Sulit Dalam Hidupmu

10 Langkah Sebelum Membuat Keputusan Sulit Dalam Hidupmu – PT Rifan Financindo

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG – Hidup adalah pilihan. Mulai dari pertanyaan makan apa hari ini sampai pertanyaan pekerjaan yang ingin dipilih.

Tingkat kesulitan pilihan tiap orang berbeda. Ada yang menganggap menolak atau menerima ajakan orang lain bisa bikin frustasi. Ada juga yang menganggap gonta-ganti pekerjaan adalah keputusan mudah.

Mungkin saat ini kamu sedang dilema apakah akan menerima sebuah pekerjaan atau tidak, mau resign atau tidak, dan hantu-hantu pertanyaan lain yang menyangkut masa depanmu. Ini adalah keputusan sulit.

Kim Monaghan, seorang career happiness coach sekaligus konsultan SDM membagikan tips yang bisa membantu kamu mempersiapkan diri untuk membuat keputusan sulit dalam hidup kamu.

1. VISUALISASIKAN HASIL PILIHANMU

luangkan waktu untuk memikirkan hasil seperti apa yang kamu inginkan. Kalau ingatanmu tajam, catat di dalam kepala. Kalau tidak, tuliskan hasil yang kamu inginkan dalam jurnal. Sebelum mengambil langkah, kamu harus tahu tujuanmu bukan?

2. LAKUKAN RISET MENDALAM

PR kamu di sini, kumpulkan sebanyak mungkin informasi menyangkut keputusanmu. Misal, kamu sedang mempertimbangkan kampus yang mau kamu daftar.

Cari tahu bagaimana akreditasinya, cocok atau tidak dengan kemampuanmu, berapa biaya yang akan dikeluarkan, juga bagaimana kehidupan sekitar kampus. Kumpulan informasi ini membantu kamu mempersempit pilihan dan membukakan pilihan terbaik.

3. PIKIRKAN ALTERNATIF PILIHAN

Kamu mungkin akan kesulitan kalau berfokus hanya pada satu pilihan. Buat rencana alternatif alias plan B. Untuk memperkecil rasa frustasimu, siapkan alternatif dan jalur lain dari tiap pilihan. Pikirkan saat kamu memutuskan pilihan pertama, ke mana jalan itu akan mengarah?

4. IDENTIFIKASI PRO DAN KONTRA

Basi banget ,ya? Tapi menempatkan hitam dan putih ini memang diperlukan untuk membantu kamu sebelum mengambil keputusan. Misalnya, kamu dilema bekerja atau melanjutkan pendidikan. Buat judul “kerja” atau “kuliah”, tuliskan semua pro dan kontranya. Masukan data, opini, dan penilaian tentang hal itu. Biasanya, kolom dengan daftar yang lebih panjang adalah pilihan terbaik.

5. PERTIMBANGKAN PENDAPAT ORANG LAIN

Jalan tiap orang memang berbeda, tapi tidak ada salahnya berbicara dengan orang-orang yang pernah melalui jalan ini sebelumnya. Jangan lupa, dengarkan yang disampaikan keluarga, teman, mentor atau siapa saja yang nantinya memengaruhi keputusanmu.

Mereka bukan hanya memberi wawasan yang luar biasa, tetapi juga sebagai tanda bahwa kamu tidak sendirian dalam proses itu. Namun ingat, tidak semua keputusan membutuhkan masukan orang lain. Pertimbangkan baik-baik.

6. BERSIAP DENGAN PENOLAKAN

Tiap keputusan pasti ada penolakan. Akan ada orang lain yang tidak setuju dengan pilihan yang kamu buat. Ingat, kamu tidak bisa menyenangkan semua orang. Jangan mengaburkan pilihan kamu dengan emosi-emosi dari luar. Meskipun akan ada emosi yang terlibat dalam tiap keputusan, tetap andalkan informasi dan opini yang sudah kamu dapatkan.

Jangan lupa katakan kepada orang-orang yang keberatan bahwa kamu mendengar dan menghormati mereka.

7. BERSEDIA MENERIMA KEGAGALAN

Gagal? Coba lagi. Mungkin masih banyak yang harus dipelajari dari jatah gagalmu. Tidak ada yang sempurna, kamu adalah manusia dan kesalahan pasti terjadi. Akui kesalahan dan besar kemungkinan orang lain akan mendukungmu.

Menyalahkan orang lain atau menyalahkan diri sendiri itu tidak benar. Justru bekal kegagalan ini membantu kamu meningkatkan percaya diri. Sering dengar pengalaman adalah guru terbaik, kan?

8. PERCAYA DIRI DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN

Setelah melangkah sejauh ini, kamu siap untuk membuat keputusan sulit. Kamu harus yakin dengan pilihan kamu. Kamu juga harus bangga pada diri sendiri karena sudah berpikir berat sampai titik ini. Hilangkan kekhawatiran dan keraguan tentang pilihanmu. Kalau belum yakin, silakan kembali ke poin satu

9. PERCAYA PADA DIRI SENDIRI

Pernah dengar ungkapan “percaya pada narurimu”? intuisi memang bisa memainkan peran penting dalam mengambil keputusan sulit. Steve Jobs mengakui dia tidak selalu punya jawaban atau membuat keputusan yang tepat.

Tetapi saat dia membuat keputusan sulit, dia percaya, “Kita harus percaya pada sesuatu— naluri, takdir, hidup, karma, apa pun. Cara ini tidak pernah mengecewakan saya dan sudah membuat semua perbedaan dalam hidup saya

10. BUAT KEPUTUSAN SULIT KAMU

Membuat keputusan sulit memang tidak mudah dan tidak selalu menyenangkan dalam eksekusinya. Jadi, luangkan waktu sejenak untuk mengakui proses dan kerja keras kamu. Ada banyak hal yang masuk ke dalam dirimu. Kamu harus merasa nyaman dengan perjalananmu ini. Sekarang, saatnya berkomitmen dan lakukan – PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : sindonews.com

Rifan Bandung