0

RIFANFINANCINDO – Usai Anjlok, IHSG Diproyeksi

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO – Usai Anjlok, IHSG Diproyeksi

RIFANFINANCINDO BANDUNG – Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan akan terdongkrak pada perdagangan Jumat (4/10/2019). Sejumlah analis sepakat indeks akan bergerak ke zona hijau.

Analis PT Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gustama menjabarkan, dari sisi teknikal, IHSG cukup berpotensi menguat usai belakangan terkoreksi tajam.

Tetapi Nafan tak mengelak, penguatan indeks memang masih bersifat terbatas. Selain itu, pihaknya juga memproyeksi IHSG hanya akan rebound dalam rentang waktu yang singkat.

Secara teknis, dia meyakini IHSG akan berlabuh positif pada level support 5.942 dan resistance 6.141.

Seirama, Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya menjelaskan, IHSG berpeluang naik. Tetapi, kenaikan bersifat tipis.

Untuk itu, pihaknya meramalkan indeks hanya akan bergerak menghijau dengan ditransaksikan pada level support dan resistance 6.002-6.061.

Saham Pilihan

Sementara itu, kata dia, untuk saat ini saham perbankan masih cukup menarik untuk dibeli. Itu seperti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), hingga saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR).

Di sisi lain, Nafan lebih optimistis investor dapat memboyong saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), serta saham PT Astra International Tbk (ASII).

Saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis (3/10/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris menguat 0,30 persen atau 16,00 poin, menjadi 5.438,77 poin.

Sebanyak 18 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 mencatat kenaikan harga.

Perusahaan multinasional kedirgantaraan Eropa Airbus Group serta perusahaan Prancis yang memproduksi minuman beralkohol Pernod Ricard, keduanya melonjak 4,25 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham ungggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan perangkat lunak multinasional Prancis Dassault Systemes yang terangkat 2,01 persen.

Sementara itu, raksasa teknologi dan pertahanan Prancis Thales mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 3,31 persen.

Disusul oleh jaringan supermarket internasional Prancis Carrefour yang kehilangan 2,39 persen, serta produsen cermin multinasional Prancis Compagnie de Saint-Gobain turun 1,85 persen.

sumber : bisnis.liputan6.com antaranews.com

IT RFB BDG

Leave a Reply