PT Rifan Financindo – Tujuh Langkah Capai Tujuan Financial Freedom

Tujuh Langkah Capai Tujuan Financial Freedom – PT Rifan Financindo

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG – Tips – tips di bawah ini agar dapat mencapai tujuan kebebasan finansial yang baik, Kebebasan finansial bukan berarti Anda bisa membeli barang – barang yang mewah saja, anda juga bisa memiliki banyak waktu untuk menjalankan hobi, berlibur, serta memberikan perhatian Anda sepenuhnya pada orang – orang yang Anda cintai, misalnya istri / suami anda, calon pacar, atau seseorang yang masih dalam masa pendekatan.

Namun, dalam mendapatkan kebebasan finansial dibutuhkan juga langkah – langkah yang tepat untuk mencapainya, simak dan langsung catat ya ulasan – ulasan di bawah ini!

1) TETAPKAN TUJUAN KEUANGAN

Semua orang sukses memiliki tujuan yang berbeda untuk diraih. Tanpa adanya tujuan, maka strategi finansial Anda menjadi tidak terarah dan belum jelas. Bagaikan kapal yang terombang-ambing di atas lautan.

Dengan adanya tujuan, Anda dapat mengetahui apa yang Anda akan lakukan, kapan dan bagaimana, serta melibatkan siapa saja untuk mencapai tujuan finansial Anda, setiap orang tentu memiliki hitungan yang berbeda, tergantung dari gaya hidup yang Anda inginkan dan jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan Anda, jika Anda hidup sendiri alias tidak berkeluarga, serta gaya hidup yang Anda inginkan sangat sederhana, tentu jumlah passive income yang Anda butuhkan lebih kecil.

Sebaliknya, jika Anda harus menghidupi anak, istri, bahkan orangtua, dan juga dengan gaya hidup yang lebih mewah, seperti liburan ke luar negeri, serta menginginkan kualitas hidup yang lebih tinggi, maka tentunya Anda membutuhkan passive income yang lebih besar.

Oleh karena itu, yang terpenting adalah Anda perlu menetapkan tujuan keuangan yang jelas dan sesuai dengan apa yang benar-benar Anda ingin capai, dengan tetapkan goal / tujuan yang jelas, maka Anda dapat mengatur perencanaan keuangan yang matang.

Selain itu, goal / tujuan ini juga akan menjadi energi utama yang dapat mendorong dan menguatkan Anda untuk menjalankan setiap proses kerja menuju kebebasan finansial, sebagai contoh, jika Anda ingin memiliki kebebasan finansial pada usia 45 tahun, kemudian setelah diperhitungkan dengan gaya hidup yang Anda inginkan, maka passive income yang Anda butuhkan berkisar Rp 100 juta per bulan.

Setelah Anda mempunyai goal seperti itu, apa yang kemudian Anda bisa lakukan ? Setelah menetapkan goal, Anda bisa memulai untuk membuat sebuah perencanaan agar keinginan Anda untuk mencapai kebebasan finansial akan terwujud sesuai dengan rencana.

Setelah menetapkan pada usia berapa Anda akan mencapai kebebasan finansial dan jumlah passive income yang Anda butuhkan, maka yang perlu Anda ketahui sebelum membuat perencanaan adalah dengan memahami terlebih dahulu kondisi Anda saat ini.

Ibaratnya, jika Anda ingin mencapai garis finish, maka Anda harus menetapkan terlebih dahulu ingin memulai start dari mana, lantas bagaimana caranya ? Mudah. Lanjutkan ke 5 langkah berikut agar mencapai kebebasan finansial Anda.

2) USIA ANDA SAAT INI

Untuk mencapai tujuan finansial Anda dengan tepat waktu, Anda perlu mengetahui berapa lama waktu yang kira-kira Anda miliki saat ini. Kata “kira-kira” yang saya gunakan karena kita tidak mengetahui berapa usia seseorang.

Semakin muda Anda memulai, maka akan semakin banyak waktu untuk memperjuangkan kebebasan financial Anda. Coba sekarang Anda bayangkan, berapa lama perjalanan Anda untuk mencapai financial freedom dari usia Anda saat ini. Misalnya, Anda ingin mencapai financial freedom pada usia 45, saat ini usia Anda 30 tahun, maka Anda memiliki waktu 15 tahun untuk mempersiapkan kebebasan finansial Anda.

Selain usia, Anda juga harus mengetahui tingkat inflasi yang ada. Fungsinya untuk apa ? baca langkah selanjutnya.

3) INFLASI RATA-RATA

Saat ini, Anda sudah mengetahui ingin mencapai kebebasan finansial pada usia berapa, seberapa lama waktu yang Anda miliki, dan berapa target pendapatan pasif yang Anda ingikan pada saat mencapai kebebasan financial tersebut.

Nah, langkah ketiga yang perlu Anda lakukan untuk mecapai tujuan kebebasan finansial adalah mengetahui rata – rata tingkat inflasi per tahun, mengapa harus mengetahuinya ? Jika Anda dapat mengetahui hal itu, Anda bisa memperhitungkan serta mengetahui seberapa banyak persentase uang Anda yang akan mengalami depresiasi karena pengaruh tingkat inflasi.

Di Indonesia, inflasi tahunan dalam 10 tahun terakhir bergerak dalam kisaran 2,78% – 11,06%. Jika dirata – ratakan, jumlah tingkat inflasi tahunan selama 10 tahun berkisar 5,86%, hal ini dapat diartikan, bahwa instrumen investasi yang Anda pilih sebaiknya dapat menghasilkan imbal hasil yang berjumlah di atas rata – rata (5,86%), mungkin bahkan dapat melibihi 11,06%, lalu, apalagi yang perlu kita lakukan setelah mengetahui nilai inflasi rata-rata tahunan ?”

4) BERAPA LAMA ANDA HIDUP?

Langkah berikutnya untuk merencanakan kebebasan finansial adalah dengan mengetahui seberapa lama waktu Anda untuk mencapai keinginan tersebut? Maksudnya bagaimana ? Anda sekarang telah memahami, pada usia berapa Anda akan mendapatkan kebebasan finansial, dengan passive income berapa, serta Anda sudah menentukan targetnya. Namun yang belum Anda perhitungkan saat ini adalah seberapa lama Anda ingin bertahan dengan gaya hidup seperti itu ?

Lalu, bagaimana caranya jika kita ingin mengetahui seberapa lama untuk dapat mencapai kebebasan finansial tersebut ? Kan tidak ada yang tahu takdir hidup kita sampai kapan, kalau begitu, coba kita ambil saja rata-rata usia manusia hidup saat ini, atau anggap saja usia kita memiliki waktu yang panjang (sambil diimani yah). Manfaat menghitung faktor usia adalah agar Anda bisa memperhitungkan total jumlah passive income yang Anda perlukan selama masa pensiun / tidak bekerja.

Misalnya, jika Anda merencanakan financial freedom pada usia 45. Rata – rata manusia hidup hingga berusia 80 tahun, maka Anda perlu mempersiapkan passive income untuk rentang waktu hidup selama 35 tahun.

Hal ini berarti, Anda bisa hidup hanya dari passive income dengan kondisi gaya hidup yang Anda inginkan, tanpa bekerja, selama 35 tahun. Setelah menghitung faktor usia, kali ini Anda juga harus menghitung asset lancer.

5) HITUNG ASET LANCER

Langkah berikutnya adalah menghitung aset lancar Anda, alias harta Anda yang bersifat likuid (dana yang dapat dicairkan menjadi uang dengan mudah). Memang apa gunanya menghitung aset lancar ? Menghitung aset lancar akan berguna untuk menentukan seberapa banyak ‘peluru’ (modal) yang bisa Anda gunakan, atau seberapa banyak ‘benih’ yang Anda miliki untuk ditanam kemudian ‘benih’ tersebut dapat bertumbuh menjadi pohon uang suatu saat ini.

Menghitung aset lancar merupakan salah satu hal yang penting agar Anda dapat mengalokasikan aset agar lebih ideal. Mau investasi di mana saja dan juga berapa banyak untuk masing-masing instrumen investasi, Anda harus mengetahui terlebih dahulu jumlah aset lancar dan uang ‘dingin’ yang anda miliki.

Uang ‘dingin’ adalah sejumlah uang / modal yang disiapkan khusus untuk Anda investasikan. Jika terjadi sesuatu yang merugikan dalam yang ini, hal tersebut tidak akan mengganggu kualitas / gaya hidup Anda dalam kondisi saat ini

6) IMBAL HASIL INVESTASI

Anda sudah mengetahui berapa banyak uang yang akan Anda investasikan, berapa banyak ‘peluru’ atau jumlah ‘benih’ yang akan Anda tanam sehingga bisa menghasilkan buah-buah investasi yang cukup besar, bahkan melampaui target financial freedom yang direncanakan.

Kini tugas Anda adalah menghitung kecepatan ‘benih’ yang Anda miliki untuk bertumbuh. Hitunglah seberapa cepat uang Anda akan bertambah sehingga apa yang Anda cita-citakan untuk hidup dari passive income dapat tercapai tepat waktu.

Kecepatan pertumbuhan Anda dapat diukur dari seberapa besar imbal hasil investasi yang Anda pilih nantinya. Imbal hasil dari investasi ini juga sangat bergantung pada pengetahuan / kemampuan ilmu investasi Anda dalam mengelolanya.

Semakin tinggi kemampuan Anda dalam mengelola investasi, semakin tinggi juga imbal hasil yang Anda dapatkan. Namun jika Anda belum memiliki kemampuan / skill investas yang baik, dan Anda menyimpan uang di bank, maka Anda hanya akan mendapatkan pertumbuhan imbal hasil sekitar 3% – 7% saja per tahun.

Sementara itu, jika Anda menginvestasikan kepada instrumen investasi lain seperti obligasi, Anda bisa mendapatkan keuntungan sekitar 11% -13%, kemudian pada reksadana campuran dan reksadana saham, imbal hasil yang akan diterima berkisar 20% – 40%.

Tergantung dari kondisi pergerakan pasar, bahkan Anda akan mendapatkan imbal hasil yang lebih besar dari itu.

Untuk mencapai tujuan kebebasan finansial, jumlah uang juga menjadi faktor yang harus diperhitungkan. Maka, berapa banyak uang yang perlu Anda hasilkan per tahun, dan berapa banyak imbal hasil investasi yang sebaiknya Anda dapatkan per tahun?

7) JUMLAH UANG YANG ANDA SIAPKAN UNTUK INVESTASI

Nah, sampai disini kita sudah dapat membuat perencanaan investasi untuk mencapai tujuan bebas finansial dengan cara mengembangkan aset lancar yang kita miliki.

Dalam perjalanan tersebut, harapannya adalah karir Anda pun akan semakin berkembang, mendapat penghasilan baik dari penghasilan utama atau dari penghasilan tambahan juga akan semakin banyak.

Anda juga dapat merencanakan jumlah tambahan uang yang akan Anda sisihkan untuk mempercepat perjalanan Anda dalam meraih kebebasan finansial. Asal uang untuk investasi ini tidak selalu berasal dari penghasilan tambahan.

Namun bisa juga dengan cara, Anda menjual barang yang bersifat liabilitas, atau barang – barang yang tidak Anda butuhkan.

Misalnya, Anda memiliki beberapa mobil di garasi. Mobil disini bersifat sebagai liabilitas karena bukan digunakan untuk keperluan yang produktif. Kecuali mobil tersebut Anda gunakan untuk mendapatkan penghasilan, misalnya disewakan, atau untuk bisnis antar jemput.

Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda merasa jumlah uang yang harus Anda simpan tiap bulan terlalu besar? Hal itu berarti Anda harus menambah penghasilan Anda saat ini, apa ada cara lagi untuk mempercepat dalam meraih kebebasan finansial selain menambah penghasilan / modal investasi ?’’

Cara alternatif berikutnya adalah dengan memperbesar imbal hasil / return investasi sehingga aset lancar / harta yang Anda miliki bisa bertumbuh dengan semakin cepat.

Bagaimana caranya memperbesar imbal hasil investasi ? Caranya adalah dengan mempelajari instrumen investasi yang memiliki sifat high reward, yaitu investasi pasar modal, khususnya pada instrumen saham, Dengan berinvestasi saham, Anda tidak hanya mendapat imbal hasil berkisar 7%, namun bisa melebihi hingga 20% per tahunnya. Itu pun termasuk imbal hasil rata-rata per tahun yang sangat konservatif.

Artinya, Anda bisa mencapai tujuan untuk mendapatkan kebebasan finansial dengan waktu yang lebih cepat, Namun, semakin tinggi imbal hasil yang Anda harapkan dalam sebuah investasi, maka semakin tinggi pula tingkat risiko yang harus Anda kelola. Dengan mempelajari instrumen investasi tersebut, kemampuan Anda dalam berinvestasi semakin dapat berkembang.

Hal itu akan memudahkan Anda untuk mendapatkan keuntungan investasi yang besar dan mengelola risiko investasi dengan lebih baik – PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : investing.com

Rifan Bandung