Rifan Financindo – Are We Ready For Bullish And Bearish Market

Are We Ready For Bullish And Bearish Market – Rifan Financindo

RIFAN FINANCINDO BANDUNG – Sebagai trader atau investor tentunya ada banyak pelajaran yang sudah kita dapatkan sepanjang tahun ini. Seperti sudah sama-sama kita ketahun sejauh ini tahun 2021 belum menjadi tahun yang baik bagi mayoritas trader atau investor di bursa, turunnya Emas dalam 1 bulan terakhir membuat banyak investor dan trader berada dalam kondisi nyangkut saat ini, sementara di sisi lain ada juga trader-trader yang berhasil keluar dari market di waktu yang tepat, dan saat ini sudah tidak sabar menunggu waktu yang tepat untuk kembali memborong emas berjangka yang sudah kembali murah harganya.

DANCING WITH THE BULL

Di awal bulan Januari kami memprediksi bahwa Emas sangat berpotensi mengalami penurunan di semester pertama tahun 2021, dan penurunan tersebut adalah sebuah reaksi alami pasca kenaikan luar biasa sepanjang tahun 2020. Namu juga kami memprediksi di awal tahun Emas masih berpotensi mengalami kenaikan terutama karena ada indikasi kembali masuknya investor asing di awal tahun.

Itulah sebabnya tema Kuartal pertama 2021 adalah Dancing with The Bull, karena meskipun Trend Bullish memang masih berlanjut di awal tahun, namun untuk memanfaatkannya kita harus sangat hati-hati dan cekatan untuk dancing with the bull, karena kalau tidak hati-hati trading di awal tahun justru akan mencelakakan kita.

WELCOMING BEARISH MARKET

Seperti prediksi kita di bulan Januari, setelah sempat naik luar biasa di akhir tahun 2020, Emas pun terlihat mulai goyang di bulan Januari, hal tersebut terlihat ketika Investor Asing mulai melakukan penjualan dalam jumlah besar di Emas. Pergerakan Asing itulah yang membuat kami yakin Emas akan turun di kuartal kedua lalu, sehinga kami memutuskan tema Emas di kuartal kedua 2021 adalah ‘ Welcoming Bearish Market’.

Aksi jual investor asing akan membuat Emas jatuh ke level 1750/Troy Once an, dan kejatuhan Emas akan dimotori oleh kejatuhan saham-saham perbankan besar yang pada saat ini memang belum banyak terkoreksi.

Seperti kita ketahui apa yang kami katakan di awal bulan April itu terus menjadi kenyataan sepanjang kuartal kedua lalu, investor asing terus jualan, dan Emas pun terus turun dan mencapai targetnya di 1750/Troy Once, dan hanya tidak tutup di level 1780/Tory Once pada kuartal ini, karena pada hari Jumat lalu terjadi aksi ‘window dressing’ dimana Emas sengaja dibiarkan asing naik sehari, supaya penutupan kuartal kedua lalu tidak terlalu buruk.

Jadi bisa dikatakan pergerakan market sepanjang tahun 2021 ini sudah sesuai dengan harapan kami. Lalu pertanyaannya apakah Tema Emas di kuartal ketiga tahun 2021 ini ?

Seperti anda mungkin lihat tema kuartal ketiga ini sedikit berbeda dengan tema 2 kuartal sebelumnya, jika sebelumnya selalu arah pergerakan market selalu terlihat jelas dalam tema yang kami pilih. Untuk 3 bulan kedepan kami tema yang ‘netral’ dalam outlook kami.

Ada beberapa alasan yang menjadi dasar pemilihan tema tersebut :

SECARA ‘ALAMI’ EMAS SEHARUSNYA SUDAH NAIK

Di awal tahun kami mengatakan bahwa adalah penurunan Emas akan terjadi di awal tahun 2021, karena penurunan tersebut adalah reaksi alami yang sudah sewajarnya terjadi di Emas, dan sesuai dengan hukum bull and bear, reaksi ini pun sudah terbukti dengan turunnya Emas. Dan jika melihat kondisi saat ini, dimana Emas sudah berada dalam trend bearish selama hampir 5 bulan dan Emas pun sudah turun sekitar 15% dari level tertingginya tahun ini, bukan itu target penurunan di level 1780/Tory Once pun sudah tercapai, dan Emas terlihat berulang kali rebound setelah menyentuh level 1780/Troy Once.

Jadi bisa dikatakan penurunan Emas sudah cukup lama dan cukup dalam, dan sudah sewajarnya Emas kembali masuk ke dalam trend bullish. Namun faktanya kondisi Emas saat ini lebih rumit dari itu, sehingga meskipun ‘seharusnya’ Emas sudah akan kembali masuk ke dalam trend bullish di kuartal kedua ini, kami masih tidak terlalu yakin hal tersebut akan terjadi di kuartal kedua ini.

PERGERAKAN INVESTOR ASING YANG DI LUAR KEWAJARAN
Dalam point pertama kami menjelaskan bahwa jika kita belajar dari sejarah sudah sewajarnya Emas akan berbalik arah di kuartal kedua ini, namun satu fakta yang tidak boleh kita abaikan adalah pergerakan investor asing, karena pada akhirnya Investor Asinglah yang akan memutuskan kemana arah pergerakan Emas kedepan.

Anda mungkin berargumen bahwa investor asing bukan kali ini saja menggerakan Emas, mereka sudah mengendalikan pergerakan Emas paling tidak dalam 10 tahun terakhir, jadi jika kita belajar dari sejarah pergerakan Emas, secara tidak langsung kita juga sedang mempelajari sejarah dan cara investor asing dalam menggerakan Emas. Jadi meskipun emas dikendalikan oleh Asing pada akhirnya Emas seharusnya akan bergerak naik juga di kuartal ini.

Secara prinsip kami setuju dengan argumen tersebut, namun argumen itu hanya akan berlaku selama tidak ada perubahan dalam metode akumulasi dan distribusi investor asing di bursa kita. Selama kebiasaan investor asing tidak berubah, seharusnya ‘kebiasaan’ Emas pun tidak berubah.

Sayangnya kenyataan yang kita hadapi saat ini tidak seperti itu, apa yang dilakukan investor asing dalam 1 tahun terakhir sudah jauh di luar kewajaran, dan jauh berbeda dengan kebiasaan investor asing selama ini. Jadi mau tidak mau kita harus mempersiapkan diri dengan kejadian yang luar biasa pula. Itulah sebabnya tema kuartal ini : adalah : Are We Ready for Bullish and Bearish Market

Karena kondisi saat ini memaksa kita untuk membuat 2 skenario yang bertolak belakang. Di satu sisi jika emas baik-baik saja dan penurunan Emas saat ini hanya merupakan reaksi alami seperti yang kita harapkan di awal tahun, maka Emas seharusnya akan berbalik arah di kuartal ketiga ini. Namun tetap terbuka kemungkinan ada hal yang luar biasa yang sedang terjadi di bursa kita saat ini, sesuatu yang sejauh ini belum diketahui para investor lokal, namun memiliki dampak yang sangat besar, dan menjadi penyebab pergerakan investor asing yang sangat berbeda dari biasanya dalam 6 bulan terakhir ini.

Jika memang ada motif yang di luar kewajaran di balik aksi jual asing sepanjang tahun ini, maka kemungkinan koreksi Emas masih jauh dari berakhir, penurunan Emas yang jauh lebih dalam dan bahkan lebih mengerikan kemungkinan menunggu kita dalam 3 bulan kedepan.

Sudah siapkah anda jika ini yang terjadi ?! Hal tidak wajar apakah yang sebenarnya sedang dilakukan investor asing saat ini?! Bagaimana tips untuk menghadapi besarnya ketidakpastian yang ada di market saat ini – RIFAN FINANCINDO

Sumber : investing.com

Rifan Bandung