Dikeruk Sejak dulu, Tambang Emas Pongkor akan Ditutup Pada 2019

PT RIFAN FINANCINDO – Dikeruk Sejak 22 Tahun Lalu, Tambang Emas Pongkor akan Ditutup Pada 2019

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG – Cadangan emas di Gunung Pongkor yang sebagian masuk kawasan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak telah ditambang sejak tahun 1994. BUMN tambang, PT Aneka Tambang (Antam) Tbk, mulai menemukan cadangan emas di Pongkor pada tahun 1988.

VP Operation Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor, Rustaman mengatakan, tambang emas paling dekat dengan Jakarta ini masih memiliki cadangan emas 2,8 juta ton bijih besi yang setara dengan 8 ton emas.

“Perkiraan umur ekonomis tambang Pongkor, bila tidak ada pengembangan cadangan baru adalah tahun 2019 atau masih ada cadangan, namun sudah tak lagi ekonomis. Meski Antam terus mencari cadangan emas baru lewat kegiatan eksplorasi di kawasan Pongkor ini,” kata Rustaman di UBPE Pongkor, Bogor, Rabu (15/9/2016).

Dia melanjutkan, Antam menargetkan produksi emas pada tahun ini sebesar 1.431 kilogram. Angka tersebut menurun dibandingkan produksi tahun lalu yang mencapai 1.498 kilogram, tahun 2014 sebesar 1.607 kilogram, dan tahun 2013 sebesar 1.722 kilogram.

“Ini karena kandungan emas terus berkurang. Jadi dengan asumsi tak ada lagi cadangan emas baru, maka tambang di UPBE Pongkor ini terpaksa ditutup,” terang Rustaman.

Menurutnya, jika ditutup, Antam berencana menjadikan Gunung Pongkor sebagai kawasan wisata edukasi dan diklat bagi penambang-penambang muda, mengingat tambang emas bawah tanah di Indonesia tergolong langka.

“Bila usia ekonomi penambangan Pongkor berakhir, tempat ini akan disiapkan sebagai kawasan bekas tambang agrogeowisata. Prinsipnya merupakan kawasan belajar bagi geolog, penambang muda, atau mahasiswa,” kata Rustaman.

UBPE Pongkor mencakup 3 desa yang masuk dalam konsesi untuk melakukan pertambangan, yaitu di Desa Bantarkaret, Cisarua, dan Malasari. Saat ditemukan pada tahun 1988, cadangan emas Pongkor diperkirakan mencapai 3,3 juta ton bijih atau setara 12 ton emas, sehingga bila tidak ada penambahan, baru tahun 2019 mendatang cadangan emas diperkirakan habis.

Sementara secara keseluruhan, pada tahun 2016 target produksi emas Antam berasal dari Pongkor l mencapai 1,431 kilogram, lebih sedikit ketimbang tahun 2015 yang produksi emasnya 1.498 kilogram.

Dalam IUP, sebagian area tambang milik Antam juga masuk ke hutan lindung. Namun, penambangan emas tetap diizinkan pemerintah dengan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPHK), dengan syarat metode penambangan yang menggunakan underground atau tambang bawah tanah.

 

sumber : finance.detik.com

IT RFB BDG