Dollar AS Anjlok

RIFANFINANCINDO – Dollar AS Anjlok

RIFANFINANCINDO BANDUNG – Bursa Saham Amerika Serikat ditutup lebih atas pada akhir perdagangan pekan lalu terbantu kelonjakan harga minyak mentah.? Indeks Dow Jones? ditutup naik 19,38 poin, atau 0,11 persen, di 17,949.37, dengan kelonjakan tertinggi saham Home Depot. Secara mingguan pekan lalu naik 2,15%, merupakan perdagangan pekan terbaik sejak November 2015 dengan saham Travelers sebagai top performer.? Indeks S & P 500 ditutup meningkat 4,09 poin, atau 0,19 persen, pada 2,102.95, dengan sektor konsumen? memimpin tujuh sektor yang lebih atas. Secara perperiode mingguan meningkat 3,22 persen? dengan sektor telekomunikasi memimpin semua 10 sektor yang lebih tinggi. Indeks komposit Nasdaq ditutup naik 19,89 poin, atau 0,41 persen, pada 4,862.57. Secara mingguan? menguat 3,28 persen yang merupakan kinerja terbaik mingguan sejak pertengahan Juli tahun lalu dan saham Apple jadi top gainers.

Bursa Asia pagi ini dibuka mixed ditengah pemulihan ekonomi global pasca-Brexit, dengan indeks utama di Australia dan Jepang anjlok. Terpantau Indeks Nikkei turun 0,04% pada 15683.68 oleh anjloknya saham-saham eksportir. Indeks ASX 200 turun 0,12 % pada 5240.40. Indeks Kospi naik 0,14% pada 1990.09.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS naik? 0,5 persen? menjadi $ 50,24 per barel oleh melemahnya dolar yang mendorong kenaikan sebagian besar harga komoditas. Pada perdagangan selanjutnya harga minyak mentah diperkirakan bergerak kuat oleh pelemahan dollar AS.
Sedangkan harga emas spot Harga Emas naik 1 persen pada? perdagangan akhir pekan lalu, dimana secara mingguan merupakan kenaikan mingguan kelima. Kenaikan dipicu? oleh melemahnya dolar dan prospek pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut yang dipicu keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa. Pada perdagangan selanjutnya harga emas berpotensi rally oleh lemahnya fundamental dollar AS.

Dari pasar valas, Dolar AS anjlok oleh ekspektasi kenaikan suku? bunga lanjutan AS yang menyuramkan akhir pekan lalu. Selanjutnya untuk perdagangan hari ini diperkirakan masih bergerak negatif .
EURUSD ?? ?0.33 % 1.1135
GBPUSD ?? ?0.42 % 1.3280
USDJPY ?? ?0.23 % 102.64

Dari pasar modal Indonesia Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan pekan lalu Jumat (1/07) berakhir turun 0,90 persen pada 4971.58. Pelamahan IHSG terdorong aksi? profit taking investor lokal? cukup besar setelah sebelumya menyentuh level 5000 pertama kali sejak April 2015.

Data indikator ekonomi yang perlu dicermati hari ini data konstruksi PMI Inggris bulan Juni dan data pengangguran Spanyol untuk pasar forex. Bursa Amerika libur hari ini merayakan hari kemerdekaan AS.

 

sumber : vibiznews.com

IT RFB BDG