RIFAN FINANCINDO BANDUNG | Musim Laporan Keuangan Dimulai

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO BANDUNG | Musim Laporan Keuangan Dimulai

RIFAN FINANCINDO BANDUNG | Wall Street ditutup menguat dengan 3 indeks utama  berakhir lebih tinggi. Kondisi ini dipicu keyakinan investor seiring musim laporan keuangan.

S&P 500, salah satu indeks tercatat menguat saat saham Amazon.com naik usai muncul keyakinan jika kritik dari Presiden Donald Trump tidak akan diterjemahkan ke dalam sebuah kebijakan baru.

Melansir laman Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average naik 389,17 poin, atau 1,65 persen, menjadi 24.033,36. Sementara indeks S&P 500 naik 32,57 poin, atau 1,26 persen, ke posisi 2.614,45 dan Nasdaq Composite bertambah 71,16 poin, atau 1,04 persen, menjadi 6.941,28.

Demikian pula, usai mengalami fluktuasi harga, saham Amazon akhirnya menjadi pendorong terbesar bagi indeks Nasdaq. Ini usai Gedung Putih mengatakan tidak akan mengambil tindakan bahkan ketika Trump melanjutkan serangannya terhadap perusahaan pengecer online ini, menurut laporan Bloomberg.

“Faktor Fundamental bagi pemegang pasar saham naik. Kami berada di ambang musim pelaporan penghasilan. Itu akan menjadi blockbuster, ” kata Bucky Hellwig, Wakil Presiden Senior BB & T Wealth Management di Birmingham, Alabama.

Analis Wall Street memperkirakan pendapatan pada indeks S&P 500 akan meningkat 18,4 persen untuk kuartal pertama, menurut data Thomson Reuters.

Setelah sempat naik turun antara wilayah positif dan negatif, sektor saham teknologi pada indeks S&P 500, penggerak terbesar dalam pasar saat ini, berakhir naik 1 persen.

Saham Tesla Inc naik 6 persen setelah produsen mobil listrik itu mengatakan tidak perlu meningkatkan modal lebih tahun ini dan mengumumkan angka produksi yang kuat untuk seri sedan model 3 yang lebih murah.

Saham Amazon.com Inc juga berakhir naik 1,5 persen menjadi USD 1,392.05 meskipun masih jauh di bawah rekor 13 Maret sebesar USD 1,617.54.

Dalam debut pasar high-profile, penyedia musik digital Spotify Technology SA ditutup pada $ 149,01, 12,9 persen lebih tinggi dari harga referensi $ 132 yang ditetapkan oleh NYSE pada akhir Senin, meskipun jauh di bawah intraday tingginya $ 169 dan harga pembukaannya $ 165,90.

Pada perdagangan kali ini, tercatat volume di bursa AS mencapai 7,14 miliar saham, lebih rendah dibandingkan dengan 7,31 miliar rata-rata untuk 20 hari perdagangan terakhir.

sumber : bisnis.liputan6.com

IT RFB BDG