Harga Emas Akhir Pekan Turun; Mingguan Masih Naik 0,6 Persen

RIFAN FINANCINDO – Harga Emas Akhir Pekan Turun; Mingguan Masih Naik 0,6 Persen

 

RIFAN FINANCINDO BANDUNG – Harga Emas turun lebih dari 1 persen pada akhir perdagangan akhir pekan Sabtu dinihari, terpicu meningkatnya harapan kenaikan suku bunga Amerika Serikat yang menguatkan dollar Amerika Serikat.

Dolar Amerika Serikat naik 0,4 persen terhadap sekeranjang enam mata uang utama karena menguatnya harapan investor dengan kemungkinan lebih besar bahwa The Fed Amerika Serikat akan menaikkan suku tahun ini.

Harga emas spot sempat turun sebanyak 1,5 persen ke sesi rendah $ 1,337.37 per ons, namun menahan kerugian untuk mengakhiri perdagangan turun 0,8 persen pada $ 1,340.91. Logam mulia ini masih menuju penguatan mingguan sekitar 0,6 persen.

Sedangkan harga emas berjangka Amerika Serikat berakhir 0,8 persen pada $ 1,346.2 per ons.

Menguatnya harapan kenaikan suku bunga juga didukung komentar hawkish pejabat Fed.

Presiden Federal Reserve Bank San Francisco, John Williams pada Kamis bergabung dengan suara yang berkembang untuk memberikan sinyal dukungan untuk kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang, mengatakan bahwa menunggu terlalu lama bisa menjadi mahal bagi perekonomian.

?Dalam konteks ekonomi domestik yang kuat dengan momentum yang baik, masuk akal untuk kembali ke laju kenaikan, lebih cepat lebih baik,? kata Williams dalam sambutannya untuk the Anchorage Economic Development Corporation.

?Jika kita menunggu sampai kita melihat bagian positif mata inflasi, kita tidak hanya memiliki risiko harus menekan rem kebijakan moneter, kita berisiko harus membuat ekonomi mundur untuk memperbaiki kerusakan,? katanya. ?Dan ini menciptakan risiko hard landing atau bahkan resesi.?

Pekan ini ada sinyal campuran dari pejabat pembuat kebijakan Federal Reserve, yang membuat pasar lebih mengantisipasi arah selanjutnya pada pertemuan tahunan pekan depan dari gubernur bank sentral dari seluruh dunia di Jackson Hole, Wyoming.

Sementara itu, kepemilikan SPDR Gold Trust, emas terbesar di dunia yang didukung ETF, jatuh untuk hari kedua.

Sedangkan perka spot jatuh sebanyak 2,6 persen menjadi $ 19,23 per ons, terendah sejak 21 Juli, dan terakhir anjlok 2,35 persen pada $ 19,27.

Platinum spot merosot 1,27 persen pada $ 1,110.74 per ons, sementara paladium turun 0,63 persen pada $ 7.098,50.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas akan berpotensi naik dengan potensi pelemahan bursa dunia setelah bursa Amerika Serikat dan Eropa merosot di akhir pekan. Harga emas diperkirakan menembus kisaran Resistance $ 1,343-$ 1,345, dan jika harga turun akan menembus kisaran Support $ 1,339-$ 1,337.

 

sumber : vibiznews.com

IT RFB BDG