Harga Emas Naik Terbantu Pelemahan Dollar AS

RIFAN FINANCINDO – Harga Emas Naik Terbantu Pelemahan Dollar AS

RIFAN FINANCINDO BANDUNG –Harga Emas naik pada akhir perdagangan Jumat dinihari, didukung oleh pelemahan dolar Amerika Serikat setelah risalah dari pertemuan Juli Federal Reserve Amerika Serikat menunjukkan sinyal dovish terhadap kenaikan suku bunga Amerika Serikat.

Anggota-pengaturan tingkat suku bunga Federal Open Market Committee Fed umumnya optimis tentang ekonomi Amerika Serikat dan pasar tenaga kerja, namun beberapa mengatakan perlambatan dalam mempekerjakan masa depan akan menentang kenaikan jangka pendek.

Dolar AS merosot 0,58 persen terhadap sekeranjang enam mata uang utama, terjun ke posisi terendah dalam lebih dari tujuh minggu.

Melemahnya dolar Amerika Serikat membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Harga emas spot meroket 0,33 persen pada $ 1,352.61 per ons, di jalur untuk hari keempat berturut-turut dari keuntungan.

Sedangkan harga emas berjagka Amerika Serikat melejit 0,67 persen menjadi $ 1,357.80 per ons.

Pada hari Kamis, Presiden Fed New York William Dudley mengatakan dua bulan terakhir pertumbuhan pekerjaan ?membantu meredakan kekhawatiran yang muncul awal tahun ini bahwa pertumbuhan pekerjaan mulai melambat. Namun Dudley tidak mengomentari sambutannya awal pekan ini bahwa Fed mungkin bisa menaikkan suku pada bulan September.

Kepemilikan SPDR Gold Trust, emas terbesar di dunia yang didukung exchange-traded fund, turun 0,46 persen menjadi 957,78 ton pada hari Rabu.

The Chicago Mercantile Exchange (CME) pada Rabu menurunkan margin pemeliharaan COMEX 100 Gold Futures (GC) untuk spekulan sebesar 10 persen menjadi $ 5.400 per kontrak dari $ 6.000 untuk Agustus dan September 2016.

Perak melonjak 0,33 persen pada $ 19,73 per ons, setelah menyentuh lebih dari tiga pekan rendah pada hari Rabu.

Platinum alami kenaikkan 1,58 persen menjadi $ 1,130.60, setelah mencapai terendah tiga minggu di $ 1,099.74 pada sesi sebelumnya, sementara paladium naik 2,89 persen di $ 712.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas akan berpotensi naik dengan sentimen penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat setelah rilis risalah pertemuan The Fed. Harga emas diperkirakan menembus kisaran Resistance $ 1,355-$ 1,357, dan jika harga turun akan menembus kisaran Support $ 1,351-$ 1,349.

sumber : vibiznews.com

IT RFB BDG