Jemaah haji bergerak dari Madinah ke Makkah

PT RIFAN FINANCINDO – Jemaah haji bergerak dari Madinah ke Makkah

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG – Jemaah haji Indonesia akan mulai tiba di Makkah Al Mukarramah pada Rabu (17/8) malam. Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat memastikan bahwa petugas Daker Makkah sudah siap untuk menyambut kehadiran tamu-tamu Allah di kota kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Dari laporan Kasektor dan pantauan langsung di lapangan, umumnya dalam kondisi siap,” tegas Arsyad Hidayat, Selasa (16/8).

Untuk lebih memastikan, Arsyad mengaku akan mengumpulkan para penanggung jawab layanan pada hari Rabu untuk mendengar laporan akhir kesiapan layanan di pemondokan. “Tidak hanya laporan umum, tapi juga laporan detail agar bisa diidentifikasi yang masih kurang,” jelasnya.

Jemaah kloter pertama embarkasi Padang (PDG 01) dijadwalkan akan menjadi rombongan pertama yang tiba di Makkah dan menempati Hotel Nasimat Al Khair di Mahbas Jin (101). Disusul kemudian, sembilan kloter yang akan memasuki Kota Makkah pada Kamis (18/08) pagi.

Kesembilan kloter itu adalah SUB 01 yang akan menempati hotel Al Ghazali Barakah (Mahbas Jin/105), SOC 01 di Manazil Al Hayat (Jarwal/806), SOC 2 di Jauharat Al Adham Hotel (Misfalah/902), JKG 02 di Mi add Al Safwa (Misfalah/901), UPG 01 di Masakin Al Hayat (Raudhah/714), JKG 01 di Amjad Al Hasyimiah (Misfalah/912), JKS 01 di New Al Marwah Hotel (Aziziah/310), MES 01 di Masaat Al Aseel Hotel (Mahbas Jin/108), dan BTH 01 di Nawara Manazil Al Kiram (Mahbas Jin/204).

“Hotel yang akan ditempati jemaah pada hari awal kedatangan, seluruhnya sudah siap,” tegas Arsyad.

Kadaker Makkah mengakui kalau ada beberapa pemilik gedung yang belum menyerahkan kunci pintunya. Namun demikian, hotel-hotel itu bukanlah yang akan ditempati jemaah yang datang ke Makkah pada gelombang awal, tapi di pertengahan. Arsyad sudah meminta kepada tim pengawas perumahan agar segera mengkomunikasikan hal ini kepada para pemilik hotel sehingga penyiapan kamar bisa dilakukan lebih awal.

Sebagai bagian dari persiapan, para petugas haji di setiap sektor pemondokan juga telah mengadakan pertemuan dengan pengurus maktab untuk menyamakan persepsi dalam mengoptimalkan layanan kepada jemaah haji.

Disinggung mengenai kesiapan dapur katering, Arsyad mengatakan bahwa dirinya sudah menugaskan pengawas katering untuk mengecek ulang dapur perusahaan. Pengecekan ulang penting untuk memastikan para penyedia layanan sudah memenuhi janji perbaikan yang disampaikan pada saat pengecekan awal.

“Umumnya sudah dalam kondisi siap. Dari beberapa kali kita melakukan pengecekan lapangan, banyak dari mereka yang bahkan tidak hanya melayani jamaah haji, tapi juga sudah terbiasa melayani jemaah umrah. Semuanya dalam kondisi siap baik sarana prasarna, alat, bahan baku, SDM, dan lainnya,” tandas Arsyad.

sumber : merdeka.com

 

IT RFB BDG