Karakter – karakter dalam Investasi Emas

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?Salah satu keuntungan memiliki emas adalah sifatnya yang likuid atau mudah dijual. Sehingga memiliki emas juga hampir sama artinya memiliki uang tunai. Di kalangan masyarakat, sudah menjadi hal umum menabung atau berinvestasi dalam bentuk emas perhiasan atau logam mulia. Namun banyak masyarakat yang bingung karena kurang memahami seluk beluk mengenai investasi tersebut. Dalam dunia investasi, tidak ada satupun investasi yang benar-benar aman, termasuk investasi emas.

Risiko untung rugi dalam berinvestasi bergantung bagaimana kita mengoptimalkan dan mengelola investasi tersebut, sebab jika tidak memahami investasi yang dilakukan akan mengalami kerugian walaupun memiliki risiko yang sangat kecil. Emas boleh dikatakan jenis investasi tertua karena telah ada sebelum investasi lainnya muncul. Emas juga merupakan hal yang pertama kali dijadikan standar perekonomian negara. Alasan masyarakat menjadikan emas sebagai investasi karena memiliki nilai yang cukup relatif stabil, bahkan sering mengalami peningkatan harga sehingga sangat cocok dijadikan ladang penghasil uang.

Investor yang ingin berinvestasi emas sebaiknya mengenali pilihan dan karakter dalam investasi emas yang berbeda terhadap satu sama lain. Karakter tersebut adalah :

– Menyimpan emas dalam bentuk fisik. Baik itu dalam bentuk gold bar atau emas batangan, perhiasan, dan koin emas dengan kadar kemurnian 95% (22 karat) atau 99% (24 karat).

– Menyimpan dalam bentuk nilai. Jika repot menyimpan fisik emas, anda bisa menyimpannya dengan membuka rekening di bank dalam bentunk deposito dan tabungan emas. Saldo rekening tersebut akan disesuaikan terhadap harga emas yang terus berlaku.

– Mengambil keuntungan dari fluktuasi harga. Hal ini tidak dalam bentuk fisik maupun nilai emas, melainkan melakukan investasi emas dengan membeli instrumen finansial. Seperti efek saham dengan perusahaan pertambangan emas, reksadana dari underlying tambang emas, ataupun kontrak berjangka emas dari pasar derivatif.

Beberapa karakter tersebut tidak bisa menghalau inflasi atau faktor lainnya yang menyebabkan turun naiknya harga emas sepertikurs dollar dan keadaan politik berskala nasional. Jadi ketika faktor tersebut terjadi, maka nilai emas mengalami peningkatan baik investasi emas berbentuk fisik, nilai, dan instrumen finanasial. Pertimbangan dalam memilih karakter dan jenis investasi sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan investor dalam menakar hasilnya. Investor dapat melihat peluang keuntungan dan meramalkan arah keuntungannya. Jika investor dalam melakukan investasi, mengukur kapan waktu yang tepat untuk menjual emasnya maka besar kemungkinan kerugian tidak akan dialaminya. Namun jika tidak tahu menahu dalam mengoptimalkan investasinya, walaupun jenis investasi yang diamblinya tergolong berisiko rendah dapat mengalami kerugian yang besar.

Mengatur dan menimbang strategi penjualan agar tepat dan lancar pada waktu-waktu harganya mengalami kenaikan. Berbeda dengan investasi emasonline atau trading di bursa, strategi dan waktu penjualan tidak bergantung pada harga emas yang tidak stabil. Strategi yang dijalankan untuk mendapatkan keuntungan berupa penentuan posisi transaksi jual atau beli. Diantara jenis investasi lainnya, sebenarnya strategi investasi emas merupakan yang paling mudah, terutama dalam bentuk fisik.

Beberapa karakter pilihan diatas, sebenarnya investasi dalam bentuk nilai dan instrumen adalah paling baik. Jika berinvestasi secara emas fisik seperti perhiasan dirasa kurang menguntungkan oleh banyak orang karena dikenakan biaya pembuatan emas. Apalagi jika dibuat dengan model yang semenarik mungkin, makin menambah biaya pembuatannya karena memerlukan keahlian khusus. Namun keuntungannya, perhiasan tersebut bisa dipakai sebagai aksesoris, beda halnya jika investasi emas batangan yang disimpan dalam safe box yang dijual jika harga naik.

admin sai