Minyak Makin Bertenaga

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –Harga minyak dunia memperpanjang kenaikannya pada Senin, saat pelemahan dolar AS dan berkurangnya kekhawatiran mengenai kemungkinan Inggris keluar dari Uni Eropa membantu pembelian kembali komoditas tersebut setelah enam hari berturut-turut menurun. Minyak mentah Brent London untuk pengiriman Agustus naik 29 sen menjadi diperdagangkan pada 49,46 dolar AS per barel, setelah berakhir naik 1,98 dolar AS atau 4,2 persen menjadi 49,17 dolar AS pada Jumat. Minyak mentah NYMEX untuk pengiriman Juli, yang akan berakhir pada Selasa, naik 31 sen menjadi 48,29 dolar AS per barel, setelah ditutup naik 1,77 dolar AS atau 3,8 persen pada Jumat.

Kampanye untuk pemungutan suara warga Inggris tentang keanggotaannya di Uni Eropa dimulai kembali pada Minggu, setelah dihentikan sementara selama tiga hari menyusul pembunuhan seorang anggota parlemen pro-Uni Eropa. Pound terakhir naik terhadap dolar AS pada 1,4450 dolar dari 1,4350 dolar pada Jumat. Yen Jepang bertahan tidak jauh dari level tertinggi terhadap dolar dalam hampir dua tahun. Harga minyak terus pulih meski data menunjukkan perusahaan-perusahaan energi Amerika Serikat menambahkan rig minyak untuk pekan ketiga berturut-turut, menunjukkan produksi yang lebih tinggi di waktu mendatang. Perusahaan jasa minyak Baker Hughes melaporkan sembilan penambahan rig di minggu yang berakhir 17 Juni.

Kenaikan harga rumah di kota-kota terbesar di Tiongkok menunjukkan tanda-tanda berkurang pada Mei, namun kenaikan tajam tampaknya menyebar ke kota-kota yang lebih kecil, membuat pekerjaan pembuat kebijakan lebih sulit karena mereka melihat dukungan perekonomian goyah tanpa peningkatan besar. Serikat pekerja garis keras Prancis CGT mengakhiri aksi mogok pada Jumat yang telah melumpuhkan lalu lintas selama 26 hari di terminal minyak Fos Lavera di Mediterania, pusat minyak terbesar negara itu, seorang petugas manajemen di operator pelabuhan Fluxel mengatakan.

 

sumber : financeroll.co.id

IT RFB BDG