Poundsterling Berupaya Pergi Dari Level Rendah 31 Tahun

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -Berita forex di hari Selasa(28/6), poundsterling? terlihat mencoba bangkit dengan alami penguatan terhadap dollar AS setelah mengalami penurunan tajam ke level rendah 31 tahun akibat dampak dari Brexit referendum Jumat lalu.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, GBPUSD terpantau naik 0.67% dengan diperdagangkan pada level 1.3314 dimana pasangan tersebut telah bergerak menyentuh level low di 1.3204 dan level high di 1.3366. Terhadap mata uang utama lainnya, GBPJPY terpantau naik 0.63% di level 135.70 dan EURGBP melemah 0.26% di level 0.8312.

Ketidakpastian kondisi politik di wilayah Inggris pasca diumumkannya Brexit referendum telah menjadi bayangan yang mengancam pelemahan poundsterling lebih lanjut lagi. Meski demikian, pernyataan dari Kanselir Inggris, George Osborne yang berusaha meyakinkan pasar atas konsekuensi Brexit terlihat mampu memberikan nafas bagi poundsterling untuk bergerak stabil siang ini.

George Osborne mengatakan bahwa keputusan untuk lepas dari blok Eropa cenderung memberikan volatilitas lebih lanjut pada pasar keuangan, namun dirinya mengklaim bahwa ekonomi saat ini telah memiliki kekuatan dalam menghadapi rintangan di depannya. Sikap optimis yang diperlihatkan oleh Osborne seketika telah memperjelas atas kesiapan Inggris menghadapi tantangan pasca Brexit referendum terealisasi.

Sementara itu, minimnya laporan fundamental ekonomi pada perdagangan Asia cenderung memberikan dampak pergerakan pasar yang lebih tenang. Namun, hasil pertumbuhan domestik bruto Amerika yang dijadwalkan rilis pada pukul 19.30 waktu Jakarta dinilai mampu memberikan gejolak pergerakan harga pasar forex maupaun commodity global. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

IT RFB BDG