PT Rifan Financindo Berjangka – Ini 5 Cara Berinvestasi Dengan Dana Terbatas

Ini 5 Cara Berinvestasi Dengan Dana Terbatas – PT Rifan Financindo Berjangka

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG – Banyak orang yang menunda untuk memulai investasi karena mereka beranggapan bahwa investasi membutuhkan dana yang sangat besar, padahal kenyataannya, investasi bisa dilakukan dengan dan yang terbatas dan dengan modal yang sangat minim.

Tidak perlu dengan dana yang besar, Anda hanya perlu konsisten menyisihkan sebagai kecil pendapatan setiap bulan untuk disisihkan ke berbagai instrumen investasi, Penasaran?

Berikut ini 5 cara menyisihkan uang dan berinvestasi dengan dana terbatas yang Bisa Anda terapkan saat ini juga.

1. Menabung Dengan Toples Kue, Kenapa Tidak?

Jika Anda memiliki pendapatan yang sangat minim, pilihan pertama yang kami rekomendasikan untuk Anda coba adalah mulai menabung di dalam toples kue secara konsisten, jangan meremehkan teknik ini, jika Anda mampu konsisten menerapkannya, hasilnya akan sangat luar biasa di masa depan.

Anda bisa memasukan uang Rp 20.000 setiap minggunya ke dalam toples yang artinya ada sekitar Rp 80.000 setiap bulan. Dalam 1 tahun, uang yang terkumpul di dalam toples tersebut mampu mencapai jumlah sekitar Rp 960.000, nilai yang cukup besar dan mudah untuk dilakukan bukan?

2. Mulai Mempersiapkan Dana Pensiun

Setiap perusahaan biasanya akan mengikutsertakan karyawan mereka untuk bergabung ke program dana pensiun dari perusahaan atau dari pemerintah seperti BPJS Ketenagakerjaan, jika perusahaan Anda memiliki program ini, maka segeralah ikut serta untuk ambil bagian menyisihkan sebagian kecil pendapatan untuk persiapan pensiun.

Nilai yang harus Anda sisihkan setiap bulan juga sangat rendah dan tidak terlalu berdampak pada kebutuhan Anda dan keluarga, meskipun kecil, persiapan dana pensiun ini akan sangat bermanfaat saat Anda berhenti bekerja dan mulai memasuki masa pensiun di hari tua.

3. Berinvestasi Di Reksadana Saat Ini Juga

Reksadana kerap dijadikan target untuk investasi dengan dana terbatas. Para investor pemula yang belum memiliki pengalaman yang memadai tentang investasi bisa menyisihkan sebagian dananya ke dalam reksadana, saat berinvestasi ke dalam reksadana, uang yang Anda miliki akan dikelola oleh Manajer Investasi, jadi Anda tidak perlu lagi repot-repot melakukan analisis tentang instrumen investasi apa yang paling tepat.

Ada berbagai jenis reksadana yang bisa dijadikan pilihan berinvestasi, seperti reksadana pendapatan tetap, reksadana pasar uang, dan juga reksadana saham, masing-masing reksadana memiliki tingkat resiko dan imbal hasil yang berbeda-beda. Dimana, reksadana saham memiliki potensi imbal hasil yang tertinggi mencapai 15% dalam setahun dan juga memiliki tingkat resiko yang tertinggi juga.

Sedangkan reksadana pasar uang memiliki resiko yang paling rendah dengan tingkat imbal hasil mencapai 6-8% persen dalam setahun, jumlah uang yang harus disisihkan untuk berinvestasi di reksadana juga sangatlah rendah dan bisa dimulai dengan modal Rp 100.000 sampai Rp 250.000 saja.

Hal yang terpenting adalah pastikan reksadana yang telah dipilih sesuai dengan tujuan keuangan Anda dan profil resiko yang dimiliki.

4. Investasi Online Peer to Peer Lending (P2P Lending)

Mirip seperti reksadana, peer to peer lending juga kerap dijadikan sebagai pilihan instrumen investasi dengan dana terbatas, Jenis investasi yang satu ini masih kurang familiar di telinga masyarakat Indonesia, namun jika mengetahui tingkat imbal hasil yang akan didapatkan, Anda pasti akan sangat tertarik untuk mencoba jenis instrumen investasi ini.

Secara sederhana, peer to peer lending akan mempertemukan Anda selaku investor dengan pihak peminjam yang membutuhkan dana, baik untuk perluasan usaha atau pun untuk menambah persediaan di dalam bisnis.

5. Membeli Emas Batangan

Emas merupakan salah satu aset yang memiliki nilai yang senantiasa meningkat dalam jangka panjang. Jika ingin berinvestasi, kami lebih menyarankan untuk membeli emas batangan dibandingkan membeli emas perhiasan, sebab, nilai jual emas batangan akan terus meningkat di masa depan dan tidak ada nilai penyusutan karena faktor pemakaian seperti yang ada di emas perhiasan, tidak perlu setiap bulan membeli emas batangan!

Anda bisa menyisihkan uang Rp 100.000 – Rp 150.000 setiap bulan selama 6 bulan. Jika uangnya sudah terkumpul, Anda bisa membeli emas yang harganya saat ini berkisar Rp 650.000 untuk emas 1 gram.

Hal yang menjadi permasalahan dalam berinvestasi sebenarnya bukan faktor dana yang dimiliki, tetapi lebih kepada mau tidaknya Anda untuk menyisihkan sebagai pendapatan untuk diinvestasikan, jika sudah memiliki niat dan kemauan yang kuat, tidaklah sulit untuk menyisihkan uang untuk berinvestasi ke berbagai instrumen yang kami jelaskan di atas.

Mulailah membiasakan diri untuk berinvestasi sejak dini, tidak perlu modal yang besar cukup siapkan dana sekitar Rp 100.000 setiap bulan, kami berharap penjelasan yang sudah disampaikan di atas bisa menjadi rekomendasi, saat Anda akan menentukan instrumen investasi yang tepat dengan dana yang terbatas.

Selamat mencoba dan selamat berinvestasi – PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : koinworks.com

Rifan Bandung