PT RIFAN FINANCINDO – Bursa Wall Street Berakhir Naik

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO | Bursa Wall Street Berakhir Naik

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG – Bursa Saham AS ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis dinihari (05/01), terdorong kinerja positif sektor konsumen discretionary dan bahan, sementara investor juga mencerna rilis risalah pertemuan Federal Reserve Desember.

Indeks Dow Jones menambahkan sekitar 60 poin, dengan saham IBM memberikan kontribusi paling besar dalam keuntungan, menempatkan dalam 100 poin menuju 20.000.

Indeks komposit Nasdaq menguat sekitar 0,9 persen.

Indeks S & P 500 menguat sekitar 0,6 persen dan secara singkat tembus di atas penutupan tertinggi sebelumnya, dengan sektor konsumen discretionary dan bahan naik lebih dari 1 persen.

Risalah pertemuan The Fed menunjukkan bank sentral perhatian dengan penguatan dolar, dan bahwa stimulus fiskal yang lebih bisa meningkatkan permintaan atas tingkat yang berkelanjutan. Investor sedang mencari petunjuk tentang apa yang bank sentral pikirkan untuk langkah-langkah kebijakan fiskal yang diusulkan Presiden terpilih Donald Trump. The Fed menaikkan suku pada pertemuan terakhir untuk kedua kalinya dalam satu dekade dan diperkirakan tiga kenaikan suku bunga untuk 2017.

Analis menyatakan untuk batas tertentu, risalah The Fed memperkuat gagasan positif bahwa akan melihat lebih banyak pertumbuhan.

Sementara itu, Fiat Chrysler, Ford Motor dan General Motors semua melaporkan hasil lebih baik dari perkiraan untuk penjualan mobil untuk Desember, mengirimkan saham mereka lebih tinggi. Penjualan mobil AS untuk Desember datang jauh lebih kuat dari yang diharapkan, dengan kecepatan 18,4 juta, dibandingkan perkiraan 17,7 juta.

Investor juga terus mengawasi dolar AS, yang ditarik kembali dari tingkat tertinggi dalam 14 tahun. Greenback diperdagangkan 0,6 persen lebih rendah terhadap sekeranjang mata uang, dengan euro dekat $ 1,048 dan yen sekitar 117,3.

Treasury AS naik setelah rilis risalah Fed, dengan imbal hasil 10-tahun di 2,435 persen, sedangkan jangka pendek imbal hasil dua tahun merosot ke 1,222 persen.

Indeks Dow Jones naik 60,4 poin atau 0,3 persen, menjadi ditutup pada 19,942.16, dengan kenaikan tertinggi saham Pfizer dan saham ExxonMobil yang alami penurunan terbesar.

Indeks S & P 500 naik 12,92 poin, atau 0,57 persen, menjadi berakhir pada 2,270.75, dengan sektor bahan memimpin sembilan sektor yang lebih tinggi dan sektor telekomunikasi dan energi menurun.

Indeks Nasdaq naik 47,92 poin, atau 0,88 persen, menjadi ditutup pada 5477.

Malam nanti akan dirilis data ISM Non Manufacturing PMI dan Markit Services Desember yang diindikasikan turun.

Juga akan dirilis data persediaan minyak mentah mingguan oleh EIA yang diindikasikan menurun. Jika hasil ini terealisir akan mengangkat harga minyak mentah.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street untuk perdagangan selanjutnya akan bergerak lemah jika data ISM Non Manufacturing dan Markit Services terealisir menurun. Namun jika harga minyak mentah melonjak dapat membantgu mengangkat bursa.

sumber : vibiznews.com

IT RFB BDG