PT Rifan Financindo – Melamar Kerja Di Era WFH, Ini Keterampilan Yang Perlu Kamu Kuasai

Melamar Kerja Di Era WFH, Ini Keterampilan Yang Perlu Kamu Kuasai – PT Rifan Financindo

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG – Mewabahnya Covid-19 membuat pola bekerja di berbagai perusahaan berubah. Bekerja dari rumah ( WFH) menjadi pilihan banyak perusahaan agar bisnisnya tetap berputar. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Flexjobs di AS, selama 2005 hingga 2017 terjadi peningkatan orang yang bekerja dari rumah hingga 159 persen.
Saat ini seiring dengan mulai dibukanya kembali perekonomian, banyak perusahaan yang menerapkan WFH bahkan secara permanen. Misalnya, Facebook berencana untuk membolehkan setengah pekerjanya untuk bekerja di rumah dalam 5-10 tahun ke depan. Demikian juga Twitter yang menyebutkan bahwa hal yang wajar bila pasca pandemi untuk memberlakukan WFH secara permanen.
Tak menutup kemungkinan juga WFH ini diberlakukan seterusnya oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia. Dalam survei Gartner, ditemukan 74 persen CFO berharap secara perlahan para pekerja melakukan pekerjaannya secara remote, bahkan setelah pandemi Covid-19. Untuk itu kamu yang mencari pekerjaan terutama para fresh graduate harus menyiapkan diri menjelang era kerja tak perlu ke kantor tersebut.
Setidaknya ada 5 hal yang harus dikuasai untuk bisa bersaing di perusahaan yang menerapkan WFH alias bekerja tak perlu ke kantor ini:

1. Pamerkan Keterampilan Teknologi Jarak Jauh

Wawancara video adalah waktu yang tepat untuk mempromosikan keterampilan teknis dan komunikasi jarak jauh kamu. Oleh sebab itu penting bagi kamu untuk membiasakan diri dengan fitur-fitur alat seperti FaceTime, Zoom, Skype dan teknolog lainnya sebelum panggilan yang benar-benar terjadi untuk kebutuhan perusahaan dimulai.

Misalnya ketika kamu disuruh membagikan layar kepada pewawancara atau diminta untuk menyajikan dokumen, pastikan kamu bisa mengoperasikannya.

2. Persiapkan Wawancara Video

Kamu kemungkinan besar akan diwawancarai untuk pekerjaan melalui panggilan video. Meskipun tidak secara langsung, kamu harus tetap terlihat baik dalam berpakaian dengan tepat. Selain itu, pastikan juga ruang yang terlihat oleh pewawancara kamu tertib, tenang dan terlihat profesional.

3. Bicara tentang bagaimana tetap produktif dan fokus

Bekerja jarak jauh berarti tidak ada pengawasan langsung. Beri tahu pewawancara tentang bagaimana memotivasi diri kamu untuk memulai proyek baru. Bagaimana kamu bisa bekerja sesuai dengan apa yang diinstruksikan serta bisa mematuhi deadline yang diberikan. Untuk itu penting bagi kamu untuk menjelaskan tentang bagaimana cara untuk memprioritaskan pekerjaan ketika beberapa proyek harus dikerjakan dengan tenggat waktu. Sebutkan juga contoh-contoh dari kebiasaan kerja dan keterampilan lain yang kamu miliki dan yang dipelajari.

4. Tunjukkan Keterampilan Kolaboratif

Karena akan menjadi pekerja jarak jauh, kamu tidak akan berinteraksi dengan kolega dan manajer secara langsung di kantor. Walaupun begitu, tetap saja, calon atasan kamu ingin mendengar strategimu untuk berhubungan dan berkolaborasi dengan karyawan lain. Kamu perlu menjelaskan bagaimana cara untuk bisa menggunakan teknologi seperti Slack, Skype, Google Documents ketika bekerja dan menyelesaikan masalah atau berunding dengan rekan kerja yang lain.

5. Bersiaplah Dengan Referensi

Sebagai lulusan baru, pengalaman kamu dengan pembelajaran jarak jauh dapat berguna dalam wawancara kerja, terutama jika dapat menghubungkan bagaimana tetap termotivasi untuk menyelesaikan tugas dan berkolaborasi dengan orang lain melalui teknologi selama pandemi. Misalnya saja ketika ada yang datang untuk meminta referensi, kamu mungkin bisa menghubungi dosen melalui alat pembelajaran online.
Pastikan juga bahwa kamu telah menyimpan informasi email dan kontak ponsel terbarunya untuk referensi –PT RIFAN FINANCINDO
Sumber : kompas.com

Rifan Bandung