PT Rifan Financindo – Tips Mengatur Keuangan Saat Ramadhan di Tengah Pandemi Covid-19

Tips Mengatur Keuangan Saat Ramadhan di Tengah Pandemi Covid-19 – PT Rifan Financindo

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG – Dampak corona yang memukul sektor ekonomi membuat semua pihak harus mengetatkan ikat pinggang. Perusahaan pun tidak sedikit yang merumahkan karyawannya bahan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).
Perencana keuangan One Shield Consulting Budi Rahardjo mengatakan ada beberapa masalah yang menerpa kondisi finansial saat ini, seperti pencabutan tunjangan, kebijakan perusahaan yang merumahkan karyawannya dan lain sebagainya, kondisi finansial yang sehat sangat dibutuhkan terutama bagi seseorang yang terdampak Covid-19, menjalani Ramadhan di tengah wabah Covid-19 tentu membuat kita harus harus pintar mengatur keuangan.
berikut tips untuk mengatur keuangan saat Ramadhan di tengah pandemi Covid-19, antara lain :

1. Memastikan Pondasi Keuangan Sehat

Dengan memastikan pondasi keuangan yang sehat, maka akan lebih mudah menjalani bulan Ramadhan di tengah pandemi Covid-19. Adapun cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengatur gaya hidup untuk lebih hemat.

2. Melakukan Prioritas Keuangan

Segala bentuk pengeluaran harus memiliki prioritas. Hal ini penting agar alokasi dana Anda tidak dihamburkan untuk hal yang tidak mungkin, sehingga dapat merugikan Anda pada kondisi yang tidak pasti ini. “Kadang kalau kita membelanjakan uang tanpa prioritas, nanti prioritas akan terbaikan. Prioritas itu yang wajib-wajib seperti belanja ataupun bayar listrik,” tambah dia.

3. Hindari pengeluaran tetap berbiaya tinggi

Dengan menghindari pengeluaran tetap berbiaya tinggi tentunya akan membantu Anda dalam menghemat anggaran. Misalkan saja langganan TV kabel dengan biaya besar yang pada dasarnya tidak merupakan kebutuhan primer. Di saat seperti ini, Anda harus menekan pengeluaran habis-habisan, apalagi jika dirasa hal tersebut tidak diperlukan, namun, jika memang hal tersebut diperlukan bagi Anda yang menjalankan WFH (Bekerja Dari Rumah) maka Anda harus memprioritaskan kebutuhan kerja Anda. Terutama bagi Anda yang bekerja dengan kebutuhan internet yang tinggi.

4. Jangan Mudah Terjebak Dengan Promosi

Saat bulan Ramadhan, untuk meningkatkan penjualan banyak penjual memberikan harga promo. Namun Anda jangan mudah tergoda jika promo ini pada akhirnya dapat merugikan Anda. Sah-sah saja jika menggunakan harga promo karena Anda mempunyai kebutuhan yang penting. Jika promo yang Anda gunakan tidak penting seperti promo gadget, ini tidak seharusnya Anda lakukan sebagai sebuah opportunity.

5. Hindari Mengambil Dana Darurat

Menghindari penggunaan dana darurat penting Anda lakukan. Saat kondisi pandemic, maka Anda harus menyiapkan dana darurat minimal 3 sampai 6 bulan kedepan. Ini penting pada situasi tidak pasti saat ini, dan kemungkinan pendapatan terhenti terbuka lebar. Anda harus memikirkan penghasilan yang mungkin menurun. Sisihkan 3-6 bulan dana darurat untuk pengeluaran, kalau tiap bulan 3 juta, minimal Anda harus memiliki dana Rp 9 juta sampai dengan Rp 18 juta.

6. Mencari Sumber Pendapatan Baru

Hal selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah mencari sumber pendapatan baru. Manfaatkan kebutuhan saat ini untuk menghasilkan uang. Misalkan saja dengan berjualan kue kering secara online atau menjual masker buatan sendiri secara online. Salah satu cara bertahan hidup adalah memanfaatkan peluang yang ada dan memastikan mempunyai mode untuk bertahan hidup di situasi buruk – PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG
Sumber : kompas.com

Rifan Bandung