Rifan Financindo Berjangka – Puasa di Saat Corona, 6 Tips Hindari Makan Berlebihan Saat Sahur & Buka

Puasa di Saat Corona, 6 Tips Hindari Makan Berlebihan Saat Sahur & Buka – Rifan Financindo Berjangka

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG – Pandemi Corona membuat kita terpaksa melakukan isolasi diri demi mencegah penularan infeksi. Hal itu membuat kita menjadi banyak menghabiskan waktu di rumah. Tidak heran mengapa kemudian banyak orang yang merasakan stres, bosan, dan juga khawatir selama pandemi Corona. Perasaan tersebut yang mendorong seseorang untuk mencari kesenangan atau pengalihan dengan memakan makanan yang biasanya tidak sehat.

Angka penjualan makanan tidak sehat mengalami kenaikan. Pada pertengahan bulan ini, penjualan popcorn naik hampir 48% dan keripik kentang mengalami peningkatan sebanyak 30% dibandingkan tahun lalu. Selain itu ada juga peningkatan permintaan untuk beberapa bahan makanan lainnya, seperti kerupuk, makaroni, keju, daging, dan lainnya.

Lisa Young, seorang ahli diet terdaftar di Amerika Serikat dan penulis buku berjudul ‘Finally Full, Finally Slim’ mengatakan bahwa ketika orang-orang stres, maka mereka akan cenderung kembali ke pola hidup malas. Orang-orang tersebut akan membiarkan makanan untuk menenangkan dirinya, seperti makanan yang enak atau yang membuatnya kenyang.

Agar bisa tetap sehat dan berat badan tetap terjaga selama berpuasa di tengah pandemi Corona ini, berikut ini beberapa tipsnya dari para ahli:

1. Buat Tabel Rencana Kegiatan

Beberapa orang mungkin akan bingung harus melakukan apa ketika harus menghabiskan seluruh waktunya di rumah. Oleh karena itu, penting untuk membuat dan menyusun tabel rencana kegiatanmu setiap hari. Menurut Young, tabel rencana kegiatan akan membantumu untuk tetap pada rutinitas harian. Ramadhan ini pun jadi waktu yang pas untuk membuat tabel rencana kegiatan agar puasa kamu semakin khusyuk dan ibadah yang dilakukan bertambah dibanding bulan sebelumnya.

2. Ingatlah Bahwa Menerapkan Pola Makan Sehat Sangat Penting Saat Ini

Dr. Dariush Mozzafarian, dekan fakultas Friedman School of Nutrition Science and Policy di Tufts University di Boston mengatakan bahwa melakukan diet atau pola makan sehat sagatlah penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang dimiliki. Kamu bisa melakukannya dengan makan-makanan yang kaya akan vitamin dan nutrisi, terutama banyak makan sayur dan buah di waktu sahur dan buka puasa.

“Kita harus berusaha menjadikan diri kita lebih sehat… COVID-19 adalah pengingat bahwa makan sehat tetap penting,” kata Mozzafarian.

3. Atur Persediaan Makanan di Kulkas dan Dapurmu

Young menyarankan untuk menyediakan bahan makanan sehat di dapur dan kulkasmu. Jadi, kamu bisa membuat makan-makanan sehatmu sendiri di rumah untuk sahur dan buka puasa.

Jika kamu tetap ingin menyimpan camilan di dapur atau kulkasmu, jangan menyediakannya terlalu banyak. Pertahankan untuk hanya menyediakan satu jenis camilan saja, karena jika kamu menyediakan tujuh jenis camilan maka kamu akan berakhir dengan memakan semuanya.

4. Jangan Makan Makanan dari Kemasannya

Jika kamu sahur atau buka puasa dengan membeli makanan melalui pesanan online, sebaiknya jangan makan makanan langsung dari kemasannya. Selain untuk menghindari penyebaran virus Corona, dengan memindahkan makanan dari kemasan ke piring di rumah, kamu bisa membatasi jumlah makanan yang kamu konsumsi.

Kamu bisa mengeluarkannya atau hanya mengambil berapa banyak yang ingin kamu makan. Sisanya bisa kamu simpan di kotak makanan yang sudah bersih di rumahmu. Cobalah mengukur dan mengontrol makanan yang akan kamu makan dengan selalu menaruhnya di piring terlebih dahulu.

5. Biarkan Dirimu Mengonsumsi Apapun yang Diinginkan Sekali Sehari

Young adalah salah satu pengikut aturan yang disebutnya 80/20. Maksudnya adalah 80% dari waktumu kamu gunakan untuk makan makanan sehat dan bergizi. Sisanya, 20% dapat kamu gunakan untuk memakan apapun yang kamu inginkan. Konsep ini dapat kamu gunakan di saat Ramadhan. Sebaiknya gunakan peluang 20% memakan makanan yang kamu inginkan itu di waktu buka puasa. Ingatlah, yang terpenting adalah fokus untuk memakan makanan bergizi di sebagian besar waktumu.

6. Jadikan ‘Saya Ingin Sehat’ Sebagai Tujuan dan Mantra untuk Menghadapi Stres

Jangan memperburuk keadaan dengan duduk di kursi makan atau sofa dan memakan makanan sebagai aksi balas dendam di waktu berbuka puasa. Mungkin kamu berpikir bahwa kamu akan merasa lebih baik setelah makan, tetapi nyatanya setelah makan kamu justru akan merasa lebih buruk. Menurut Young, hal itulah yang pada akhirnya menjadi lingkaran yang benar-benar tidak baik. Jadi mulai sekarang setiap kali kamu akan melahap makanan tidak sehat atau makan berlebihan, selalu ingat bahwa ‘Saya Ingin Sehat’.

Selamat berpuasa – RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : detik.com

Rifan Bandung