Rifan Financindo – AS Siaga Virus Corona, Harga Emas Global Meroket

RIFAN FINANCINDO BANDUNG – Harga emas internasional kembali ke level tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Naiknya logam mulia itu didorong oleh peringatan AS atas potensi penyebaran virus corona ke negara tersebut.

Dilansir dari Economic Times, Rabu 26 Februari 2020, harga emas di pasar spot naik sebesar 0,5 persen ke level US$1.643,49 per ons. Sedangkan, emas berjangka AS turun sebesar 0,2 persen ke level US$1.647 per ons.

Pengumuman AS akan potensi penyebaran virus corona di negaranya membuat pasar global panik, sehingga membuat wall street dan saham Asia jatuh. Hal itu yang akhirnya membuat permintaan save haven meningkat.

Adapun dalam pengumumannya, AS mengatakan telah memulai proses persiapan mencegah penyebaran virus corona di negaranya. Terlebih, wabah itu telah menyebar ke sejumlah negara seperti Iran, Korea Selatan dan Italia.

Di dalam negeri, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam), dibanderol seharga Rp808 ribu per gram. Harga itu turun Rp1.000 per gram jika dibandingkan perdagangan Selasa kemarin.

Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, pembelian kembali atau buyback juga ditetapkan seharga Rp730 ribu per gram, atau turun Rp1.000 per gram dibandingkan kemarin.

Adapun harga emas berdasarkan ukuran, emas lima gram Rp3,86 juta, 10 gram Rp7,65 juta, 25 gram Rp19,03 juta, dan 50 gram Rp37,98 juta, kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp75,9 juta, 250 gram Rp189,5 juta, dan emas 500 gram Rp378,8 juta.

Selanjutnya, untuk ukuran emas terkecil dan terbesar yang dijual Antam pada hari ini, yaitu 0,5 gram dibanderol Rp428,5 ribu dan 1.000 gram sebesar Rp757,6 juta, untuk produk Batik all series, ukuran 10 gram dan 20 gram dipatok masing-masing Rp8,32 juta dan Rp16,09 juta.

Adapun bagi pembelian emas hari ini, Antam mencatat untuk emas ukuran 250 gram, 500 gram, dan 1.000 gram hanya tersedia di butik Logam Mulia – RIFAN FINANCINDO

Sumber : Investing/ekonomi

Rifan Bandung