0

Rifan Financindo Berjangka – 3 Tips Untuk Bangkit Pasca Kesalahan Dalam Pekerjaan

3 Tips Untuk Bangkit Pasca Kesalahan Dalam Pekerjaan – Rifan Financindo Berjangka

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG – Pernahkah kamu salah mengirimkan email kepada seseorang tentang pekerjaan, yang mungkin bisa menyebabkan masalah? Atau, masih ingatkah rasanya terpeleset ketika kamu tak memerhatikan jalan, akibat sibuk menatap layar ponsel?

Terbayangkah perasaan yang muncul dalam keadaan-keadaan seperti di atas? Ini adalah sedikit contoh yang membawa kita untuk lebih cermat, atau pun tak tergesa-gesa dalam melakukan banyak tugas.

Berikut ini adalah tiga tips yang bisa dicoba, agar kita bisa bangkit dan tak mengulangi kesalahan kembali.

1. Pelan-pelan

Kamu tidak harus melakukan semuanya dengan cepat. Hanya ada beberapa keadaan darurat yang sungguh nyata, atau bahkan latihan kebakaran sesekali, dalam hidup, bukan? Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email Jadi, memperlambat tempo adalah pilihan yang baik dan bijaksana. Lagi pula, semakin cepat kita bergerak atau bekerja, maka akan ada semakin banyak ruang untuk kesalahan.

2. Pikirkan

Saat memperlambat tempo dan menjadi bekerja dengan seksama, pikirkan pula tentang apa yang kamu lakukan. Jadikanlah momen tersebut “lebih disengaja”. Ya, memikirkan apa yang berikutnya dapat membantu melihat apa yang mungkin belum pernah kamu lihat sebelumnya. Banyak orang merasa sedang terburu-buru atau selalu sibuk dalam pekerjaannya, Menjadi stres dapat membuat kamu sulit untuk hadir dan sepenuhnya menyadari tindakan dan lingkungan sekitar, Setelah membuat kesalahan yang dapat dicegah, lebih bijaksanalah untuk bergerak maju.

3. Bersyukur

Meskipun kamu mungkin telah membuat kesalahan, mungkin situasinya bisa lebih buruk. Kamu bisa saja mematahkan kaki sendiri karena tak hati-hati berjalan, tadi. Tapi bersyukur, kamu hanya keseleo sedikit, akibat kelalaian itu. Lalu, ketimbang “sekadar” mengirim email ke orang yang salah, akan lebih rumit jika yang terkirim adalah dokumen internal yang rahasia kepada orang eksternal. Jadi, kenali kesalahanmu, tetapi jangan terlalu keras pada diri sendiri.

Menyadari bahwa kesalahan itu bisa saja berdampak lebih mengerikan dapat membantu kamu mempertahankan perspektif dan menghargai kesempatan untuk belajar dari kejadian tersebut. Memang, bangkit dari kesalahan mungkin tidaklah mudah. Tetapi, belajar dari kesalahan dapat mempermudah kamu menavigasi insiden serupa di masa depan. Kamu dapat menggunakan insiden itu untuk menjadi lebih baik.

Kesalahan bisa menjadi cara terbaik untuk membuat perubahan dan perbaikan yang berarti, bukan? Penyair Nikki Giovanni pernah berkata, “kesalahan adalah fakta kehidupan. Ini adalah respons terhadap kesalahan yang diperhitungkan.” Berkaryalah terus untuk menjadi lebih baik. Sebab, Kesalahan memang tidak menyenangkan, tetapi kesalahan pula yang dapat membuat kamu menjadi lebih baik. Pelan-pelan, lebih bijaksana dengan tindakan, dan bersyukur sambil belajar adalah kunci untuk kembali bangkit dari kesalahan – RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Sumber :kompas.com

Rifan Bandung

Leave a Reply