RIFAN FINANCINDO | Outlook Emas Minggu Ini

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO | Outlook Emas Minggu Ini

RIFAN FINANCINDO BANDUNG | Pasar ?bullion? mengalami pemulihan pada minggu yang lalu dengan FOMC tidak jadi menaikkan tingkat suku bunganya sementara tetap meninggalkan pintu terbuka untuk kenaikan tingkat bunga pada tahun ini. FOMC juga merevisi outlook tingkat pertumbuhan GDP untuk tahun 2016, core inflation untuk tahun 2017 dan Federal Funds Rate. ?Dot Plot? menunjukkan the Fed memperkirakan kenaikan tingkat bunga yang lebih sedikit pada tahun-tahun yang akan datang dan tingkat bunga netral yang lebih rendah ? revisi yang hanya membuat keuntungan bagi harga emas dan perak.

Tetapi sekarang ini pasar akan melihat apakah keputusan ini akan cukup untuk menurunkan kembali USD dan tingkat suku bunga; perkembangan ini akan menunjukkan apa yang akan terjadi berikutnya dengan emas dan perak. Disamping mempelajari lebih dalam keputusan FOMC, event utama dari minggu ini termasuk debat pemilihan presiden AS, GDP AS untuk kuartal kedua (perkiraan final), consumer confidence AS, core PCE, dan testimony Yellen dan Draghi.

Pertemuan FOMC berlangsung tanpa terjadinya kenaikan tingkat suku bunga ? sebagaimana yang telah diperkirakan. Tetapi the Fed juga tampil dengan ?bullish? meskipun bernada ?dovish? juga. The Fed juga membuka peluang kemungkinan kenaikan tingkat bunga pada tahun ini nanti, kemungkinan besar di bulan Desember dengan mempertimbangkan pemilihan presiden AS akan terjadi di bulan November setelah pertemuan FOMC berlangsung.

The Fed merevisi kembali outlook tingkat bunga untuk tahun 2016-2018 dan juga tingkat bunga netral. Setelah keputusan ini, emas dan perak mengalami pemulihan, sebagaimana halnya dalam empat dari enam kali revisi sebelumnya pada tahun ini.

Pada akhir dari minggu lalu, probabilita dari kenaikan tingkat bunga di bulan November turun ke 12% dan kemungkinan untuk bulan Desember tetap stabil di 55%.

Debat kepresidenan yang pertama pada minggu ini akan berlangsung; event ini kemungkinan akan menggerakkan pasar khususnya jika hasil dari debat membawa ayunan yang besar dalam penghitungan polling bagi kedua kandidat presiden. GDP AS kuartal kedua juga akan muncul dan akan merupakan perkiraan yang terakhir. Pasar memperkirakan akan ada sedikit revisi naik. Jika demikian, hal ini bisa mendorong USD naik, yang akan bisa membuat turun harga emas. PCE inti AS juga akan dirilis pada hari Jumat minggu ini, the Fed sedang mengharapkan melihat inflasi yang naik lebih tinggi. Jika inflasi tidak naik, hal ini akan mengurangi kemungkinan kenaikan tingkat bunga, yang pada gilirannya akan mendorong naik permintaan akan emas dan perak. Terakhir, Yellen dan Draghi (secara terpisah dan ditempat yang berbeda) akan memberikan testimoninya dan memberikan pidato publik. Pada kenyataannya akan ada paling kurang lima anggota FOMC yang akan berbicara di publik pada tahun ini. Hal ini kemungkinan akan menambah kebingungan pasar tentang apa yang the Fed rencanakan akan lakukan berikutnya. Dan dengan mempertimbangkan FOMC mencoba untuk mempertahankan kemungkinan kenaikan tingkat bunga di bulan Desember tetap terbuka, tiap-tiap anggota akan mencoba memelihara kemungkinan ini ? paling besar kemungkinan akan datang dari Yellen, Fischer, Powell, dan George.

Ringkasnya, FOMC telah memberikan dorongan seketika terhadap harga emas dan perak. Dan dalam jangka pendek pemulihan ini bisa terus berlangsung khususnya jika USD tetap tertarik turun kebawah bersamaan dengan Long Term Yields. Juga, jika ketidak pastian di pasar naik kembali ? kebanyakan disebabkan karena indikator ekonomi yang suram atau ketidakstabilan politik (terutama jika debat kepresidenan membuat goncangan terhadap hasil dari polling) ? hal ini juga bisa membuat permintaan terhadap emas dan perak meningkat.

sumber : vibzinews.com

?

IT RFB BDG