RIFAN FINANCINDO – Sektor Keuangan Dorong Wall Street

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO | Sektor Keuangan Dorong Penguatan Wall Street

RIFAN FINANCINDO BANDUNG – Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta). Pendorong penguatan bursa di Amerika Serikat (AS) tersebut adalah saham-saham dari sektor keuangan.

Mengutip Reuters, Rabu (7/12/2016), Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 35,54 poin atau 0,18 persen ke level 19.251,78. Indeks S & P 500 naik 7,52 poin atau 0,34 persen ke angka 2.212,23. Sedangkan Nasdaq Composite menambahkan kekuatan 24,11 poin atau 0,45 persen ke level 5.333.

Indeks S & P 500 ditutup menguat karena terbantu oleh saham-saham di finansial dan telekomunikasi. Dalam beberapa hari terakhir memang saham-saham di sektor finansial menjadi pendorong utama penguatan Wall Street.

Kenaikan juga terjadi pada saham teknologi yang turut mengangkat indeks S&P 500. Seperti saham Amazon.com dan Fairpoint mengalami lonjakan pada hari ini dan perdagangan sehari sebelumnya.

Kebalikannya, saham-saham di sektor energi menjadi beban dengan mengalami tekanan. Penurunan saham di sektor energi karena harga minyak turun tajam setelah data menunjukkan produksi minyak mentah naik di hampir setiap wilayah ekspor utama.

Padahal pada pekan lalu, organisasi negara-negara pengekspor minyak (OPEC) memutuskan untuk menahan produksi untuk mendorong kenaikan harga minyak.

Kebalikannya, saham-saham di sektor energi menjadi beban dengan mengalami tekanan. Penurunan saham di sektor energi karena harga minyak turun tajam setelah data menunjukkan produksi minyak mentah naik di hampir setiap wilayah ekspor utama.

Padahal pada pekan lalu, organisasi negara-negara pengekspor minyak (OPEC) memutuskan untuk menahan produksi untuk mendorong kenaikan harga minyak.

“Keputusan OPEC mungkin bisa mendorong harga tetapi saat ini pelaku pasar kembali ke faktor fundamental, permintaan dan penawaran,” jelas Kepala Analis Huntington National Bank, Columbus, Ohio, AS, John Augustine.

Di Eropa, hasil referendum Italia masih menjadi fokus utama pelaku pasar. Beberapa sumber Reuters menyatakan bahwa telah ada bantuan likuiditas kepada salah satu bank untuk mendorong penguatan sektor keuangan di wilayah tersebut. Apa yang terjadi di Eropa juga memberikan pengaruh ke Wall Street.

 

sumber : showbiz.liputan6.com

IT RFB BDG