RIFANFINANCINDO – Harga Minyak Mentah Naik

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO | Harga Minyak Mentah Naik

RIFANFINANCINDO BANDUNG – Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate sedikit lebih tinggi dalam perdagangan elektronik Senin (26/12), dengan perdagangan reguler ditutup merayakan Natal.

Harga minyak mentah berjangka WTI kontrak Februari 2017 naik 19 sen atau 0,36 persen, menjadi $ 53,21 per barel.

Jumat lalu, dalam sebuah sesi perdagangan yang dipersingkat, WTI beringsut lebih tinggi tapi naik tipis dan sudah cukup untuk membuat minyak berjangka untuk $ 53,02 mencapai nilai penutupan tertinggi sejak 14 Juli 2015, menurut data Dow Jones.

Minyak mentah akhirnya menyelesaikan pekan lalu dengan kenaikan 0,1%. Harga minyak melayang selama sesi Jumat lalu setelah rilis data jumlah kilang terbaru AS, yang menunjukkan jumlah kilang aktif di AS meningkat untuk minggu kedelapan berturut-turut. Sedangkan peningkatan kilang minyak sedang dicerna sebagai negatif untuk pasar minyak, karena berarti produksi minyak meningkat.

Minyak mentah berjangka pekan lalu dikejutkan dengan kenaikan dalam persediaan minyak mentah mingguan AS, tapi secara keseluruhan fokus tetap pada pemotongan produksi OPEC. Pelaku pasar optimis bahwa kesepakatan antara anggota OPEC dan produsen minyak non OPEC besar untuk memangkas produksi minyak akan membantu keseimbangan pasar minyak.

Harga minyak telah merosot selama dua tahun sebagai pasokan minyak telah melampaui permintaan. Anngota OPEC dan non-OPEC telah sepakat untuk memangkas produksi minyak mereka dengan jumlah yang setara dengan sekitar 2% dari pasokan global. Mereka akan mulai menerapkan pemotongan pada bulan Januari. Sementara indikasi bahwa produksi minyak AS akan naik, ekonomi AS juga tumbuh dan ini bisa diterjemahkan ke dalam peningkatan permintaan minyak.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah berpotensi naik dengan optimisme pemotongan produksi OPEC dan non OPEC yang mulai Januari 2017 dapat mendukung harga. Harga minyak mentah diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Resistance $ 53,70 dan $ 54,20, namun jika harga turun akan bergerak dalam kisaran Support $ 52,70 dan $ 52,20.

IT RFB BDG