Rifan Financindo – Tips Mengelola Keuangan Untuk Milenial, Mulai Dari Mana?

Tips Mengelola Keuangan untuk Milenial, Mulai dari Mana? – Rifan Financindo

RIFAN FINANCINDO BANDUNG – Mengelola keuangan atau financial planning tentu tak boleh diabaikan setiap orang, tidak terkecuali milenial. Hal tersebut dikarenakan setiap orang memiliki rencana atau tujuan masa depan yang ingin dicapai.

Tujuan tersebut dapat mencakup keinginan untuk membeli rumah, umroh atau haji, pesta pernikahan impian, ataupun keinginan pensiun dini di masa tua. Agar dapat mencapai tujuan tersebut perencanaan keuangan atau financial planning harus dilakukan sejak dini.

Yang harus melakukan financial planning ini tidak hanya orang tua, tetapi milenial juga penting memahami hal ini agar tujuan masa depan lebih cepat diraih nantinya,” terang Assistant Manager II PT Pegadaian (Persero) Rizka Radita yang dilansir detikEdu dari laman Unair.

Menurut Rizka, milenial saat ini mudah terpengaruhi oleh jebakan finansial sehingga tidak dapat mengelola keuangan dengan baik. Jebakan finansial tersebut biasanya adalah fear of missing (Fomo) atau rasa selalu ingin menjadi orang pertama yang update akan segala hal.

Fomo terkadang dilakukan oleh milenial secara tidak sadar sehingga sering memicu terjadinya out impulse spending. Selain itu, hal yang menjadi kebiasaan milenial adalah experience spending yaitu pergi ke kafe dan mengobrol untuk mendapatkan objek foto bagus di konten media sosial.

Bahkan tidak sedikit juga milenial yang sekarang berani berhutang untuk memenuhi kebutuhan tersier. Kalau jebakan itu terus dilakukan, maka semakin banyak pula uang yang terbelanjakan dengan sia-sia.

Tips Melakukan Financial Planning

Untuk mengurangi jebakan finansial serta mewujudkan rencana masa depan, berikut adalah 3 langkah sederhana mencapai tujuan

  • 1. Membuat Daftar Tujuan yang Ingin Dicapai

Hal pertama yang harus dilakukan dalam financial planning adalah membuat daftar tujuan yang ingin dicapai. Dalam daftar tersebut dibagi menjadi tiga rentang waktu yaitu waktu dekat, menengah, dan panjang.

  • 2. Menyusun tujuan keuangan

Menyusun tujuan keuangan dilakukan secara spesifik dan terukur. Hal tersebut dapat dilakukan dengan membagi dana atau pendapatan pada setiap pos tujuan yang sudah disusun sebelumnya.2. Menyusun Tujuan Keuangan

“Langkah lainnya yang tidak kalah penting adalah harus disiplin dan lakukan evaluasi setiap bulannya. Cermati apakah dana yang kita pos-poskan tadi sudah sesuai atau belum,” ujar Rizka.

  • 3. Mengatur Anggaran

Rizka mengatakan jika mengatur anggaran juga merupakan hal yang penting untuk mencapai tujuan financial planning. Hal tersebut dapat dilakukan dengan membuat pos-pos seperti seperti 5 persen untuk menabung, 10 persen investasi, 10 persen gaya hidup, 5 persen zakat dan sosial, 5 persen dana darurat, 5 persen premi asuransi, dan 60 persen untuk biaya hidup dan cicilan – RIFAN FINANCINDO

Sumber : detik.com

Rifan Bandung