Rifan Financindo – Tips Nyaman Pakai Masker Untuk Menunjang Aktivitas Harian

Tips Nyaman Pakai Masker Untuk Menunjang Aktivitas Harian – Rifan Financindo

RIFAN FINANCINDO BANDUNGSetahun lebih pandemi, memakai masker kini sudah menjadi suatu keharusan saat beraktivitas. Mulai dari keluar untuk bekerja, membeli keperluan di supermarket, atau sekadar melakukan aktivitas lain di sekitar rumah.
Terkadang, memakai masker kerap menimbulkan rasa tidak nyaman, apalagi saat cuaca panas sementara aktivitas tengah padat. Meski sudah beradaptasi, rasa sesak dan pengap masih sering terasa dan dapat mengganggu aktivitas.
Namun ketidaknyamanan tersebut bukan berarti membuat bebas melepas masker. Lantas, bagaimana caranya agar bisa tetap nyaman beraktivitas meski harus seharian memakai masker?

1. Gunakan masker yang pas

Pemilihan masker yang pas —tidak kebesaran atau kekecilan— di wajah akan membuat kita tetap leluasa bernapas meski hidung dan mulut tertutup. Posisi masker juga tidak akan mudah bergeser atau melorot yang membuat kita malah jadi sering menyentuh permukaan masker dan wajah.
Oleh sebab itu, penting untuk memilih masker berdasarkan bentuk dan lebar muka. Sehingga, kamu tidak kesulitan bernapas saat menggunakan masker.

2. Gunakan make up yang ringan

Bagi sebagian wanita, make up bisa menjadi penunjang penampilan sehingga lebih percaya diri saat bertemu orang lain. Tapi menggunakan make up terlalu tebal saat harus memakai masker seharian bisa menimbulkan masalah baru, lho. Seperti munculnya jerawat akibat penggunaan masker alias maskne, hingga iritasi akibat bakteri dan kuman yang menumpuk di masker.
Bila masih ingin menggunakan make up, sebaiknya pilih produk dengan bahan ringan dan ramah untuk menjaga kesehatan kulit. Kamu juga bisa hanya menonjolkan riasan di bagian mata untuk mengakali penampilan wajah. Jadi, akan tetap terlihat segar dan profesional, tetapi juga mengurangi beban wajah karena riasan yang dipakai lebih sedikit.

3. Pastikan kebersihan masker

Agar bisa tetap melindungi saluran pernapasan dari kontaminasi virus secara optimal, sebaiknya ganti masker yang kamu gunakan maksimal tiga jam sekali. Sementara itu, khusus untuk masker kain, cuci secara berkala setelah digunakan dan jangan campur dengan pakaian lain agar kuman atau virus tidak menyebar.
Dilansir Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mencuci masker kain agar tetap aman digunakan. Yaitu menggunakan air hangat dan deterjen, kemudian mengeringkannya dengan suhu tinggi atau menjemurnya di bawah terik matahari agar kuman dan virus cepat mati. Setelah itu, jangan lupa mencuci tangan dengan sabun anti bakteri sebelum kembali menyentuh masker yang sudah bersih.

4. Selektif memilih bahan masker kain yang mendukung sirkulasi udara

Selain lebih ramah lingkungan karena bisa digunakan berulang kali setelah dicuci, motif yang bermacam-macam membuat banyak orang lebih memilih menggunakan masker kain. Meski begitu, pemilihan masker kain harus selektif karena salah memilih bahan justru membuat napas terasa sesak dan pengap.
Sebaiknya pilih masker kain berbahan katun yang breathable dan lebih cepat menyerap keringat serta hawa panas. Pastikan juga masker yang kamu miliki punya tiga lapisan kain sesuai SNI, ya!

5. Pastikan pernapasan tetap lancar

Meski hidung dan mulut tertutup masker hampir seharian, jangan sampai mengganggu jalan napas. Kita bisa melakukan beberapa metode untuk mengatasi pengap saat menggunakan masker, seperti menggunakan masker berkualitas, latihan pernapasan, olahraga teratur, dan mengoleskan Plossa secara berkala di bagian luar masker – RIFAN FINANCINDO
Sumber : kumparan.com

Rifan Bandung