Wall Street Berakhir Turun Tipis

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Saham-saham Amerika Serikat berakhir sedikit lebih rendah pada Rabu, menjelang referendum Inggris tentang apakah akan meninggalkan atau tetap masuk Uni Eropa. Saham-saham Wall Street berada lebih banyak di wilayah positif pada pagi hari, tapi berayun ke merah pada tengah hari karena dua jajak pendapat menempatkan kubu ?tinggalkan? sedikit di depan. Para analis mengatakan hasil ?tinggalkan? bisa mengirim pasar-pasar saham berjatuhan.

?Sekarang kami hanya harus menunggu hasil,? kata Chris Low, kepala ekonom di FTN Financial. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 48,90 poin (0,27 persen) menjadi berakhir di 17.780,83. Indeks berbasis luas S&P 500 merosot 3,45 poin (0,17 persen) menjadi ditutup pada 2.085,45, sementara indeks komposit Nasdaq turun 10,44 poin (0,22 persen) menjadi 4.833,32.

Anggota Dow, ExxonMobil dan Chevron masing-masing turun 0,4 persen dan 0,9 persen karena harga minyak menurun menjadi kurang dari 50 dolar AS per barel setelah data AS menunjukkan kenaikan ersediaan bensin. Tesla Motors merosot 10,5 persen setelah penawaran pembuat mobil listrik itu senilai 2,7 miliar dolar AS seluruh saham untuk SolarCity memunculkan ejekan dari para investor.

Analis mempertanyakan kebaikan kesepakatan untuk Tesla, yang dipimpin oleh Elon Musk, ketua dari kedua perusahaan dan pemegang saham besar SolarCity. Harga saham SolarCity naik 3,3 persen. FedEx turun 4,5 persen karena menyatakan tidak dapat menawarkan perkiraan setahun penuh akuisisi inkorporasi TNT Express. Analis mengatakan pasar mengharapkan yang lebih rinci dari raksasa pengiriman paket itu.

Adobe Systems anjlok 5,7 persen karena perusahaan memproyeksikan penjualan kuartal ketiga sebesar 1,42 miliar dolar AS hingga 1,47 miliar dolar AS, menyiratkan Adobe mungkin tidak memenuhi rata-rata perkiraan analis sebesar 1,47 miliar dolar AS. Anggota Dow, McDonald turun 1,6 persen menyusul penurunan peringkatnya oleh Nomura. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

IT RFB BDG